Ditangkap di Hotel Wanita Cantik dan Pasangannya Ternyata Jadi Kurir Narkoba

0

Ditangkap di Hotel Wanita Cantik dan Pasangannya Ternyata Jadi Kurir NarkobaGaekon.com – Pasangan kekasih yang diduga menjadi kurir narkoba berhasil ditangkap oleh petugas Badan Nasional Narkotika Provinsi (BNNP) Riau di Hotel Swiss Belinn, hari Sabtu (26/9/2020). Diketahui, pasangan itu yakni, SP (laki-laki, 29 tahun) dan VIS (perempuan, 24 tahun).

Dari SP, pihak petugas berhasil mengamankan sejumlah barang bukti berupa, celana dalam merk Ripcurl warna dongker les putih, celana korset merk Felancy warna hitam, celana korset merk Sorella warna hitam, celana korset merk Sorella warna coklat muda, ponsel merk Samsung Type Galaxy A71 warna silver, ponsel merk Oppo Type A92 warna Aurora Purple, dan kartu ATM BCA milik VIS dan SP.

Sementara dari VIS, pihak petugas juga berhasil mengamankan celana dalam sport warna abu-abu merk H&M, celana short warna hitam merk Selica, celana short warna hitam merk Isuga Jeans, dan ponsel merk Oppo Reno 2F warna Lake Green.

Yang terakhir, petugas juga berhasil mengamankan barang bukti utama yakni berupa 7 bungkus plastik narkotika jenis sabu seberat 1 Kg dan pil ekstasi warna hijau merk clover sebanyak 484 butir.

Untuk mengelabui petugas agar tidak terdeteksi, VIS dan SP sempat mencoba menyembunyikan narkoba yang mereka bawa dengan melilitkan bungkusannya di pinggang.

Sementara itu, menurut Kepala BNNP Riau Brigjen Pol Kennedy mengatakan, tertangkapnya sejoli kekasih ini berawal dari informasi yang diterima oleh Kabid Pemberantasan BNNP Riau Kombespol Berliando, pada Rabu, 23 September 2020. Saat itu, seseorang memberitahukan bahwa akan ada transaksi narkotika di Hotel Swiss Belinn yang berada di Jalan Soekarno-Hatta, Kompleks SKA Mall Kelurahan Delima, Kecamatan Tampan, Kota Pekanbaru.

Dari informasi yang didapatkan itulah petugas keesokkan harinya melakukan penyelidikan untuk memastikan informasi tersebut. Kemudian pada Jumat, 25 September 2020, petugas membuntuti VIS dan pacarnya yang menginap di kamar nomor 818.

Hingga pada akhirnya, Sabtu, 26 September 2020 sekitar pukul 14.00 WIB, ketika VIS dan SP hendak check-out, sebelum sampai ke depan pintu lift menuju lobby hotel, tepatnya di koridor lantai 8, petugas akhirnya melakukan penangkapan dan penggeledahan.

“Dari kedua tersangka ditemukan narkotika jenis sabu dan pil ektasi warna hijau merk clover yang dililitkan di pinggang kedua tersangka,” kata Kennedy.

Menurut pengakuan dari SP kepada petugas, ia mengatakan, sabu dan pil ekstasi yang dia pegang, diantar oleh seseorang berinisial Li (buronan) ke Hotel Swiss Bellin pada Jumat, 25 September 2020 sekitar pukul 20.00 WIB. Dan ternyata, SP mendapat perintah mengambil narkoba ke Pekanbaru tersebut dari seorang narapidana yang berada di Lapas Pekanbaru berinisial WA.

“Berdasarkan pengakuan pelaku, dari hasil kerjanya mendapat upah Rp45 juta,” terang Kennedy.

Dari hasil pemeriksaan, VIS dan SP akhirnya mengakui bahwa sebelumnya mereka telah menjadi perantara narkotika jenis sabu dan pil ekstasi sebanyak dua kali dan berhasil. Mereka melakukan aksi pertamanya pada Juli 2020, dengan membawa narkotika jenis sabu sebanyak 1 Kg dan pil ekstasi 500 butir ke Kota Samarinda. Aksi yang kedua, mereka lakukan pada 13 September 2020, membawa narkotika jenis sabu seberat 1,5 Kg dan pil ekstasi 700 butir ke Kota Samarinda.

Z For GAEKON