Djoko Tjandra Langsung Dieksekusi Ditahan di Rutan Mabes Polri

0

Gaekon.com – Djoko Tjandra telah resmi diserahkan oleh pihak Polri ke Kejaksaan Agung. Pihak Kejaksaan Agung pun langsung mengeksekusi terpidana kasus hak tagih Bank Bali tersebut ke Ditjen Pemasyarakatan. Hal tersebut diinformasikan langsung oleh Jaksa Agung Muda Pidana Khusus, Ali Mukartono, Jumat (31/7), yang mengatakan pihaknya langsung mengeksekusi Djoko Tjandra.

“Kami eksekusi ke pemasyarakatan, dengan ini maka tugas kejaksaan selesai, status terpidana menjadi warga binaan,” kata Ali Mukartono.

Sementara itu, Dirjen Pemasyarakatan Reynhard Silitonga juga hadir pada saat serah terima itu. Menurut Reynhard, eksekusi akan langsung dilakukan. Tetapi, Djoko Tjandra tidak akan ditahan di lapas. Melainkan di Rutan Mabes Polri ia dititipkan.

“Penempatan yang bersangkutan sementara di cabang Rutan Salemba di Mabes Polri,” kata Reynhard.

Terkait hal tersebut, Kabareskrim Komjen Listyo Sigit Prabowo juga membenarkan soal penitipan penahanan Djoko Tjandra itu. Ada alasan terkait penitipan itu, alasannya adalah, karena polisi masih membutuhkan keterangan Djoko Tjandra.

Pihak kepolisian saat ini memang dalam proses pengusutan atas dugaan surat jalan yang dimiliki Djoko Tjandra dan penyelidikan terkait dugaan aliran dana. Listyo mengatakan, hal itu membuat polisi masih membutuhkan pemeriksaan Djoko Tjandra. Meskipun demikian, penahanan Djoko Tjandra di Rutan Mabes Polri sifatnya hanya sementara. Djoko Tjandra nantinya akan kembali diserahkan ke Ditjen Pemasyarakatan apabila keterangan yang didapatkan oleh pihak kepolisian dinilai sudah cukup.

“Ada kepentingan pemeriksaan terkait kasus-kasus yang terkait,” ujar Listyo.

Djoko Tjandra, dengan eksekusi ini, akan menjalani hukuman 2 tahun penjara. Diketahui sebelumnya ia kabur ke luar negeri pada 2009 lalu sebelum jaksa bisa mengeksekusinya.

Z For GAEKON