Dokter Usia 70 Tahun Lebih, Disuntik Vaksin Sinovac, Kemenkes: Usia 60 Tahun Ke Atas Belum Boleh Divaksin

0

Dokter Usia 70 Tahun Lebih, Disuntik Vaksin Sinovac, Kemenkes: Usia 60 Tahun Ke Atas Belum Boleh DivaksinGaekon.com – Vaksinasi Covid-19 sudah mulai dilakukan di berbagai daerah di Indonesia. Vaksin ini dimulai sejak 13 Januari 2021 menggunakan vaksin Sinovac, dan saat itu Presiden Joko Widodo yang mengawali untuk di vaksin.

Kementerian Kesehatan menegaskan bahwa orang yang berusia di atas 60 tahun belum bisa disuntik vaksin Sinovac.

“Enggak boleh, pokoknya 60 tahun atau ke atas enggak boleh,” kata Jubir vaksinasi corona dari Kemenkes dr Siti Nadia Tarmidzi.

Menkes Budi Gunadi Sadikin mengatakan lansia baru akan divaksin corona dengan vaksin Astrazeneca atau Pfizer. Dua vaksin yang dipilih Indonesia itu karena sudah melalui uji klinis bagi mereka yang berusia di atas 60 tahun.

Mereka berharap agar Astrazeneca dan Pfizer dapat segera datang. Rencananya, lansia akan divaksin pada bulan Maret ketika dua vaksin ini sudah tiba di Indonesia.

“Kami harapkan Astrazeneca, Pfizer datang segera. Itu adalah vaksin yang sudah uji klinis digunakan di atas 60 tahun, akan mulai petugas publik lansia sekitar Maret atau awal April,” terang Budi.

Meski demikian, baru-baru ini nama salah satu tenaga medis yang mendapatkan vaksin menjadi perhatian. Dokter yang bertugas di RS Medistra, dr Suwandi Widjaja tetap disuntik vaksin Sinovac meski usianya sudah di atas 60 tahun.

Bahkan, berdasarkan informasi dari ahli wabah UI, Pandu Riono, usia Dr Suwandi sudah mencapai 77 tahun.

Di Turkey sendiri, Sinovac bisa untuk lansia yang sehat. Orang yang berusia di atas 60 tahun tetap diperbolehkan menerima vaksin Sinovac. Namun, pihak Kemenkes belum bisa memberikan jawaban apakah hal itu bisa diterapkan di Indonesia atau tidak.

KL For GAEKON