Dukung LGBTQ+ Warganet Ancam Boikot Produk Unilever

0

Gaekon.com – Banyak warganet yang mengecam dukungan Unilever terhadap gerakan Lesbian Gay Biseksual Transgender Queer (LGBTQ+). Banyak Warganet yang menyerukan agar produk perusahaan multinasional tersebut untuk diboikot.

Pihak Unilever akhirnya merespon hal tersebut. Melalui Sancoyo Antarikso selaku Governance and Corporate Affairs Director Unilever Indonesia mengatakan, sejatinya Unilever telah beroperasi di 180 negara dengan kultur dan budaya yang berbeda.

“Secara global dan di Indonesia, Unilever percaya pada keberagaman dan lingkungan yang inklusif,” katanya, Jumat (26/6).

Ia juga mengatakan bahwa Unilever telah hadir selama 86 tahun di Indonesia. Tentunya Unilever selalu menghormati dan memahami budaya, norma dan nilai setempat. Sehingga tidak perlu diragukan lagi terkait apa yang telah dilakukan oleh perusahaan tersebut selama ini.

“Oleh karena itu, kami akan selalu bertindak dan menyampaikan pesan yang sesuai dengan budaya, norma, dan nilai yang berlaku di Indonesia,” tambahnya.

Sebagai informasi, Unilever, perusahaan yang berbasis di Amsterdam, Belanda, resmi menyatakan diri berkomitmen mendukung gerakan LGBTQ+. Hal tersebut disampaikan melalui akun instagram pada 19 Juni lalu.

“Kami berkomitmen untuk membuat rekan LGBTQ+ bangga karena kami bersama mereka. Karena itu kami mengambil aksi dengan menandatangani Declaration of Amsterdam untuk memastikan setiap orang memiliki akses secara inklusif ke tempat kerja,” tulis Unilever.

Selain itu, sebagai bagian dari koalisi global Unilever juga membuka kesempatan bisnis bagi LGBTQ+. Tidak hanya itu saja, Unilever juga meminta Stonewall, yaitu lembaga amal untuk LGBT, yang nantinya berfungsi untuk mengaudit kebijakan dan tolok ukur bagaimana Unilever melanjutkan aksi ini.

Z For GAEKON