Ekonomi Berangsur Pulih, Pemerintah Pangkas Diskon Listrik Mulai April 2021

0

Ekonomi Berangsur Pulih, Pemerintah Pangkas Diskon Listrik Mulai April 2021Gaekon.com – Pemerintah mulai menghapus kebijakan listrik gratis bagi masyarakat yang terdampak Covid-19. Mulai April 2021 diskon listrik yang semula diberikan 100 persen akan dipangkas menjadi 50 persen.

Seperti yang dilansir GAEKON dari CNN, Mulai April 2021, Pemerintah memutuskan untuk tidak memberi stimulus listrik gratis kepada pelanggan golongan rumah tangga, industri, dan bisnis kecil berdaya 450 VA.

Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Rida Mulyana mengatakan kebijakan ini diambil atas pertimbangan ekonomi yang sudah mulai pulih. Maka dari itu stimulus bisa ditarik secara perlahan.

“Dengan membaiknya perekonomian nasional, diputuskan pemberian diskon tarif untuk golongan rumah tangga, industri, dan bisnis kecil 450 VA akan diberikan 50 persen, tidak lagi 100 persen. Selain stimulus, juga tetap menerima subsidi,” kata Rida

Kebijakan ini diambil berdasarkan hasil rapat tiga menteri, yaitu Menteri ESDM Arifin Tasrif, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, dan Menteri BUMN Erick Thohir.

Meski diskon listrik dipangkas, Namun pemerintah masih akan memberi stimulus listrik dalam bentuk lain. Berikut ketentuannya:

  1. Diskon tarif tenaga listrik sebesar 50 persen untuk golongan rumah tangga daya 450 VA (R1/TR 450 VA), golongan bisnis kecil daya 450 VA (B1/TR 450 VA), dan golongan industri kecil daya 450 VA (I1/TR 450 VA).
  2. Diskon tarif tenaga listrik sebesar 25 persen untuk golongan rumah tangga daya 900 VA bersubsidi (R1/TR 900 VA).
  3. Pembebasan penerapan ketentuan rekening minimum sebesar 50 persen untuk golongan sosial, bisnis, dan industri daya 1.300 VA ke atas, serta golongan layanan khusus.
  4. Pembebasan biaya beban atau abonemen sebesar 50 persen untuk golongan sosial daya 220 VA, 450 VA dan 900 VA, golongan bisnis dan industri daya 900 VA

D For GAEKON