Jalani Perawatan, Eks Jubir Covid-19 Achmad Yurianto Kena Stroke

0

Jalani Perawatan, Eks Jubir Covid-19 Achmad Yurianto Kena StrokeGaekon.com – Eks juru bicara pemerintah untuk penanganan Covid-19, Achmad Yurianto dikabarkan menderita sakit kanker usus dan stroke.

Melansir dari Kumparan, kabar ini dibenarkan oleh Jubir Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizi. Kini Yuri menjalani perawatan di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta.

“Iya, pasca (Achmad Yurianto) kemoterapi karena kanker usus, beliau menderita multiple stroke,” kata Siti Nadia Tarmizi.

Namun, soal kondisi Yuri saat ini, Nadia belum memberikan keterangan lebih lanjut. Sebelumnya, beredar pesan viral yang isinya ajakan mendoakan Yuri dari sakitnya.

Nadia mengungkapkan, Yuri sudah beberapa pekan menjalani perawatan intensif di RSPAD Gatot Soebroto.

“Sudah 2-3 minggu, ya,” tuturnya.

Yuri Menjadi Jubir Penanganan Covid Setelah Ditunjuk Langsung Presiden

Yuri mulai dikenal masyarakat ketika pandemi Covid-19 masuk ke Indonesia pada Maret 2020. Ketika pandemi terdeteksi pada 2 Maret 2020, Presiden Jokowi langsung menunjuk Yuri sebagai jubir penanganan Covid-19.

Yuri selalu mengumumkan data terkait kasus COVID-19 yang ditayangkan langsung di televisi. Kemunculannya di layar TV setiap sore, membuat Yuri menjadi sosok yang populer.

Yuri saat itu ternyata juga naik pangkat menjadi Dirjen P2P Kemenkes menggantikan Anung. Sebagai Dirjen P2P, Yuri bertugas merumuskan dan melaksanakan kebijakan di bidang pencegahan dan pengendalian penyakit sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Namun pada 21 Juli 2020, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto mengumumkan Yuri tak lagi jadi jubir. Posisinya digantikan Ketua Tim Pakar Satgas Covid-19 Prof Wiku Adisasmito.

Pada 20 Oktober 2020 Terawan Agus memberhentikan Achmad Yurianto dari jabatannya sebagai Dirjen Pencegahan dan Pengendalian (P2P) Kemenkes. Yuri ketika itu ditunjuk untuk menjabat Staf Ahli Menteri Kesehatan Bidang Teknologi Kesehatan dan Globalisasi.

Namun, sebelum pandemi Covid-19, Yuri merupakan Sekretaris Ditjen Pencegahan dan Pengendalian Kemenkes. Posisi Dirjen P2P saat itu masih diemban Anung Sugihantono.

D For GAEKON