Perjuangkan 3 Produk Legislasi Terkait HAM, Eks Menag Lukman Hakim Ingin Munir Dijadikan Pahlawan Nasional

0

Perjuangkan 3 Produk Legislasi Terkait HAM, Eks Menag Lukman Hakim Ingin Munir Dijadikan Pahlawan NasionalGaekon.com – Eks Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saifuddin ingin sosok aktivis hak asasi manusia (HAM), Munir Said Thalib dijadikan sebagai pahlawan nasional.

Melansir dari Liputan6, Lukman berharap agar Munir dijadikan sebagai pahlawan nasional atas jasanya dalam memperjuangkan tiga dokumen produk hukum terkait HAM.

“Kita harus memperjuangkan Munir sebagai pahlawan nasional, negara perlu memberikan pengakuan atas karyanya berupa tiga produk legislasi terkait HAM,” kata Lukman.

Lukman menerangkan bahwa Munir telah berhasil memperjuangkan tiga dokumen resmi produk legislasi bangsa terkait dengan HAM yang fundamental dan strategis.

Ketiga dokumen resmi dan fundamental tersebut adalah Tap MPR Nomor XVII/MPR/1998 tentang Hak Asasi Manusia, Undang-Undang Republik Indonesia No 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia, serta penambahan Bab XA yang terdiri dari Pasal 28A-28J tentang Hak Asasi Manusia di dalam amendemen kedua UUD 1945 yang dilangsungkan pada tahun 2000.

“Itu adalah pertama kali negara (Indonesia) mengakomodasi hal-hal yang sebelumnya ada di Deklarasi Universal HAM secara resmi,” tutur Lukman.

Menurut pengakuan Lukman, dokumen-dokumen tersebut merupakan hasil dari perjuangan Munir bersama aktivis HAM lainnya untuk menjamin hak-hak dasar manusia, khususnya masyarakat Indonesia.

Maka dari itu, bagi Lukman, Munir tidak hanya pahlawan bagi orang-orang yang tertindas. Namun juga sosok yang meletakkan dasar-dasar fundamental HAM sebagai produk hukum.

Dengan dijadikan sebagai pahlawan nasional, Indonesia akan tahu bahwa ada putra terbaik bangsa di bidang HAM yang patut memperoleh kehormatan secara resmi dan menjadi pelajaran bagi generasi muda.

“Beliau berjuang luar biasa saat membela kaum tertindas dan orang-orang hilang,” kata Lukman.

Hal itu disampaikan Lukman Hakim saat memberi kesaksian mengenai perjalanan hidupnya bersama Munir dalam acara doa bersama untuk almarhum Munir Said Thalib yang disiarkan secara langsung di Zoom dan kanal YouTube Public Virtue Institute, Kamis (9/9).

D For GAEKON