Erick Thohir Bakal Merger Bulog Dengan 2 BUMN

0

Gaekon.com – Diam-diam Menteri BUMN Erick Thohir tengah menyiapkan rencana penggabungan Perum Bulog dengan PTPN dan RNI. Disinyalir, ini bertujuan untuk melakukan konsolidasi BUMN pangan di tengah masih tergantungnya Indonesia pada impor pangan.

“Sama seperti industri kesehatan, impor juga menjadi masalah krusial di industri pangan, dimana kita masih bergantung pada asing, hal ini perlu direformasi untuk memastikan ketahanan pangan di Indonesia,” kata Erick Thohir, Kamis (21/5).

“Saat ini BUMN sedang menyiapkan roadmap untuk industri pangan di BUMN. Dengan penggabungan PTPN, Bulog dan RNI dalam klaster pangan akan mendorong terbentuknya rantai industri pangan yang terkonsolidasi di BUMN,” lanut Erick.

Lebih lanjut mantan pemilik klub sepakbola Inter Milan itu menjelaskan, bahwa saat ini BUMN memiliki 130.000 hektare tanah di bawah PTPN dan 140.000 hektare lahan yang dimiliki oleh rakyat yang dikelola BUMN seharusnya dapat untuk menyeimbangkan kebutuhan pangan seperti 3,5 juta ton gula di Indonesia, yang mana 36% di antaranya dipenuhi oleh swasta dan 800.000-900.000 ton dari impor.

“Dengan penggabungan klaster pangan ini, kami yakin BUMN dapat mengurangi impor dan ke depannya bisa mewujudkan ketahanan pangan menuju Indonesia Emas tahun 2045,” katanya yakin.

Pada Kamis (21/5) Erick Thohir melakukan sidak ke Kompleks Pergudangan Bulog di Gedebage, Bandung, Jawa Barat dengan didampingi Direktur Operasional Bulog, Tri Wahyudi Saleh beserta Kepala Dinas Industri Perdagangan dan Provinsi Jawa Barat, M. Arifin Soedjayana.

Erick memeriksa ketersediaan gula dan beras di Jawa Barat khususnya untuk mengantisipasi jelang perayaan Idul Fitri. Direktur Operasional Bulog, Tri Wahyudi Saleh menyampaikan bahwa stock gula dan beras di Jawa Barat dalam kondisi aman.

“Stock beras dan gula di Kantor Wilayah Jawa Barat dapat dipastikan aman dapat memenuhi kebutuhan. Untuk stock gula di Jawa Barat adalah 1.853 ton, sedangkan beras 227.997 ton,” jelas Tri.

W For GAEKON