8 Santri Tewas, Ini Fakta Kebakaran Ponpes Miftahul Khoirot Karawang

0

8 Santri Tewas, Ini Fakta Kebakaran Ponpes Miftahul Khoirot KarawangGaekon.com – Sebanyak 8 santri tewas menjadi korban kebakaran Pondok Pesantren (Ponpes) Miftahul Khoirot, Karawang, Jawa Barat pada Senin (21/2) sekitar pukul 14.33 WIB.

Melansir dari Detik, sumber api itu diketahui berasal dari lantai 2 ponpes. Kabar ini disampaikan oleh Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana di akun Instagram pribadinya.

“Innalillahi wa innailaihi rojiuun Cilamaya berduka, Karawang berduka. Hari ini, telah meninggal dunia 8 orang, diantaranya para santri, dalam musibah kebakaran Pondok Pesantren Miftahul Khoirot Kp Krajan Barat Desa Manggungjaya, Kecamatan Cilamaya Kulon,” tulis Cellica.

Jenazah para santri telah dibawa ke RSUD Karawang. Mayoritas korban masih dibangku kelas 5 SD. Sementara itu Camat Cilamaya Kulon Rully Sutrisna menuturkan selain delapan santri tewas, ada lima orang terluka.

Kapolres Karawang AKBP Aldi Subartono mengungkap dugaan penyebab kebakaran Ponpes Miftahul Khoirot. Pihaknya menerangkan bahwa api itu dipicu dari korsleting kipas angin.

“Dari informasi awal yang didapat kebakaran terjadi sekitar pukul 13.00 WIB. Keterangan korban selamat, awalnya melihat percikan api dari korsleting kipas angin. Percikannya menjatuhi kasur, terjadilah kebakaran di lantai dua yang bangunannya itu banyak bahan dari kayu,” kata Aldi.

Sementara itu, Pihak Ponpes Miftahul Khoirot membolehkan keluarga untuk menjemput pulang anak-anaknya.

Dari 8 korban, tujuh di antaranya berhasil diidentifikasi.

Berikut identitas korban:
1. Alif Satria (7) asal Cikampek
2. Muhamad Fatir (7) asal Subang
3. Rian Aditio (7) asal Subang
4. M Akmal Maulana (12)
5. Mujaki Riadi (13) asal Cilamaya
6. Moreno (10) asal Cilamaya
7. Azka Pairul Gupron (11) asal Subang
8. Masih proses identifikasi

D For GAEKON