Film Wonder Woman Tak Gentar dengan Corona

0

Rumah produksi Warner Bros. dikabarkan akan tetap merilis Wonder Woman 1984 di bioskop sesuai jadwal, meski virus corona tengah melanda dan film tersebut tidak akan dirilis melalui layanan streaming.

Seperti yang dikutip GAEKON dari laporan IndiWire, pihak Warner Bros Pictures akan tetap merilis Wonder Woman 1984 sesuai rencana, yaitu pada 5 Juni 2020 mendatang.

Sampai saat ini Warner belum mengumumkan perubahan tanggal perilisan. Bila tetap dirilis pada 5 Juni 2020 mendatang, WW 1984 akan tayang di musim panas, yang merupakan saat tersibuk dalam perilisan film.

Sejauh ini, masih belum diketahui kapan wabah virus corona akan berakhir. Kebijakan social distancing diterapkan oleh pemerintah di beberapa negara demi mencegah penularan virus corona yang berpotensi mengganggu kegiatan promosi film.

Wonder Woman 1984 akan menceritakan aksi Diana melawan Cheetah, perubahan wujud dari Barbara Ann Minerva. Karakter tersebut pertama kali muncul dalam komik Wonder Woman Vol. 2 #7 (1987).

Barbara Ann Minerva merupakan arkeolog asal Inggris yang melakukan penelitian ke Afrika. Ia bertemu salah satu suku di mana terdapat perempuan dengan kekuatan seekor cheetah. Setelah memiliki kekuatan, Cheetah terobsesi mendapatkan senjata yang dimiliki Wonder Woman seperti lasso of truth.

Seperti diketahui, sejumlah film telah membatalkan penayangan karena wabah virus corona. Film Mulan, No Time to Die, dan F9 adalah sejumlah film yang siap rilis namun harus ditunda karena wabah ini.

Sementara itu, film sekuel Minions, The Rise of Gru, juga ditunda penayangannya karena kegiatan produksi yang tertunda akibat wabah virus corona Covid-19. Kegiatan produksi Minions: The Rise of Gru yang mengejar target rilis Juli 2020 terpaksa dihentikan karena wabah virus corona yang melanda Prancis dan memaksa studio untuk tutup.

“Sementara kita semua bergulat dengan besarnya krisis ini, kita harus mengutamakan keselamatan dan perlindungan karyawan kita. Kami berharap dapat menemukan tanggal rilis baru untuk pengembalian Gru dan Minion,” kata Chris Meledandri, pendiri dan CEO dari Illumination Animation.

W For GAEKON