Gaga Muhammad Divonis 4,5 Tahun, Greta Irene: Ngga Ada Yang Bisa Gantiin Penderitaan Laura

0

Gaga Muhammad Divonis 4,5 Tahun, Greta Irene: Ngga Ada Yang Bisa Gantiin Penderitaan LauraGaekon.com – Gaung Sabda Alam Muhammad atau Gaga Muhammad divonis 4,5 tahun alias 4 tahun 6 bulan penjara atas kasus kecelakaan lalu lintas yang menyebabkan mendiang Laura Anna lumpuh.

Tak hanya itu, Gaga juga dijatuhkan sanksi denda sebesar Rp10 juta dengan ketentuan apabila denda tersebut tidak diganti pidana kurungan selama 2 bulan.

“Menjatuhkan pidana pada terdakwa Gaung Sabda Alam Muhammad oleh karena itu dengan pidana penjara selama 4 tahun dan 6 bulan,” ujar Hakim Ketua Lingga Setiawan di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Rabu (19/1).

Vonis hakim terhadap Gaga Muhammad itu sesuai dengan tuntutan jaksa penuntut umum. Jaksa sebelumnya menuntut Gaga Muhammad dengan pidana 4,5 tahun penjara. Serta menuntut pembayaran denda Rp10 juta dalam kasus tersebut.

Mendengar putusan Hakim, Kakak Laura, Greta Irene mengaku sangat puas. Irene menyampaikan hal itu usai menghadiri sidang Gaga.

“Cukup dengan yang pak hakim berikan. Dia yang paling ngerti, dia yang tahu. Kalau menurut dia cukup, ya, berarti sudah cukup,” kata Irene.

Meski puas dengan keputusan Hakim, namun Irene mengatakan, hukuman untuk Gaga tidak sepadan dengan penderitaan yang Laura alami.

“Makanya aku bilang, ya, kalau pak hakim bilang itu cukup, ya, aku nurut. Tapi kalau mau dibilang apa itu cukup buat menggantikan semua penderitaan Laura, ya, enggak ada yang bisa gantiin,” ucap Irene.

Sementara itu, Kuasa hukum Gaga, Fahmi Bachmid, mengatakan pihaknya kemungkinan besar akan mengajukan banding.

“Majelis hakim memutuskan 4,5 tahun (penjara). Saya bilang ke Gaga untuk pikir-pikir. Kami punya waktu tujuh hari untuk mengambil sikap, apakah banding atau tidak, tapi besar kemungkinan kita akan mengajukan banding,” kata Fahmi.

Fahmi mengatakan bahwa alasan pihaknya berencana mengajukan banding lantaran ada persoalan beda persepsi, beda pemandangan, dan beda pertimbangan.

“Ada persoalan beda persepsi, beda pemandangan, beda pertimbangan. Majelis hakim punya persepsi tentang apa yang kami dalilkan jadi asumsi, padahal itu fakta-fakta di persidangan, bukan asumsi. Itu adalah realita, nanti saya akan ajukan semua dalam persoalan banding yang akan datang,” ucapnya.

Untuk diketahui, Gaga terjerat kasus hukum karena kecelakaan lalu lintas yang terjadi pada Desember 2019. Ia mengalami kecelakaan bersama Laura.

Gaga menderita cedera ringan dalam kecelakaan tersebut. Sementara, Laura mengalami kelumpuhan karena cedera saraf tulang belakang. Laura sendiri meninggal dunia pada 15 Desember 2021 di usia 21 tahun karena sakit yang dideritanya.

D For GAEKON