JATIM – Doni Fatofa, seorang pekerja dengan status kontrak di sebuah perusahaan air mineral dalam kemasan yang berlokasi di Sukorejo, Kabupaten Pasuruan, terpaksa menerima nasib kehilangan pekerjaannya setelah yang bersangkutan dipecat gara-gara mengunggah status WhatsApp.

Ini bermula pada 4 Januari 2020, saat Doni mengajukan ijin dispensasi kerja pada perusahaan untuk mengikuti kegiatan di organisasi serikat. Namun, perusahaan tidak memberikan izin dan menganjurkan agar Doni tetap bekerja sesuai biasa. Hal ini disampaikan secara tertulis lewat surat resmi perusahaan.

Doni yang merasa hak berorganisasinya dilarang, kemudian membuat tiga status yang diunggahnya di WhatsApp miliknya. Selain memposting surat penolakan yang diterimanya, di salah satu statusnya, dia menambahkan kalimat “Wes tak trimo suratmu, cok.”

Itulah yang diduga membikin geram perusahaan, hingga akhirnya Doni diberhentikan dengan alasan pencemaran nama baik dan pelanggaran UU ITE. Berikut penggalan surat PHK Doni Fatofa.
““Perihal: Surat tanggapan ijin dispensasi serta status Whatsapp saudara yang telah kami anggap memiliki muatan penghinaan, sebagaimana ketentuan tindak pidanan UU ITE, maka saudara kami anggap telah melakukan kesalahan berat.”

Hal ini memicu solidaritas dari sesama rekan pekerja. Mereka melakukan mogok kerja menuntut perusahaan mempekerjakan Doni kembali. Namun, hal ini malah akhirnya berbalik, dengan ikut dipecatnya 130 karyawan yang terlibat dalam aksi mogok kerja tersebut.

Akhirnya pada hari Senin (13/1/2020), para karyawan yang dipecat melalui surat yang dikirimkan perusahaan lewat pos itu, melakukan aksi unjuk rasa di depan perusahaan bersama Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (SBSI) Pasuruan.

Sugeng Wahyudi, ketua SBSI Pasuruan menjelaskan kepada GAEKON, bahwa aksi ini menuntut agar para karyawan yang terkena PHK dipekerjakan kembali oleh perusahaan. Selain itu mereka melaporkan hal ini ke badan pengawas ketenagakerjaan dan Disnaker setempat.

W For GAEKON

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here