Garuda Indonesia Hentikan Layanan Kargo Untuk Smartphone Tertentu, Pasca Insiden Terbakarnya HP Di Bandara Hong Kong

0

Garuda Indonesia Hentikan Layanan Kargo Untuk Smartphone Tertentu, Pasca Insiden Terbakarnya HP Di Bandara Hong KongGaekon.com – Pasca insiden terbakarnya smartphone Vivo Y20 di Bandara Hong Kong, membuat Garuda Indonesia melarang pesawat kargo mereka mengangkut HP Vivo.

Seperti yang dilansir GAEKON dari Kumparan, Melalui surat edaran internal, Garuda Indonesia melarang HP Vivo di pesawat kargo.

Meski pihak Garuda tidak memberikan pengumuman secara publik, namun surat edaran tersebut telah bocor di media sosial sejak Selasa (13/4).

Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra menyebut bahwa pihaknya telah menghentikan sementara waktu layanan kargo untuk “smartphone tertentu”.

Namun Irfan tidak menyebut merek HP yang di-embargo oleh pihaknya. Ia hanya mengatakan bahwa langkah tersebut untuk aspek keselamatan dan keamanan penerbangan.

“Saat ini kami memang tengah menghentikan untuk sementara waktu layanan pengangkutan kargo udara untuk jenis smartphone tertentu, menyusul insiden terbakarnya kontainer kargo dengan muatan smartphone di Hong Kong beberapa waktu lalu. Hal tersebut kami lakukan sebagai langkah antisipatif perusahaan dalam memastikan aspek keselamatan dan keamanan penerbangan tetap berjalan optimal,” jelasnya.

Irfan juga mengatakan bahwa kebijakan yang turut diambil sejumlah maskapai penerbangan dunia tersebut akan dilakukan hingga terdapat hasil investigasi menyeluruh dari otoritas bandara Hong Kong.

“Saat ini kami juga terus berkoordinasi dengan otoritas terkait guna memastikan langkah antisipatif yang perlu dilakukan menyikapi perkembangan hasil temuan tersebut,” terangnya.

Sebelumnya, terjadi insiden smartphone terbakar di Bandara Hong Kong. Insiden terbakarnya HP Vivo Y20 terjadi pada Minggu (11/4) pukul 05.08 pagi waktu setempat.

Ketika itu, ponsel dan aksesori Vivo, yang berada di tiga kotak kargo, berada di landasan menunggu pemuatan. Dari video yang beredar, api mulai muncul dari dalam kotak dan menyebar ke kotak lainnya.

Tim penyelamat dari dinas pemadam kebakaran tiba dan memadamkan api pada pukul 05.56 pagi. Dari foto yang beredar menunjukkan logo “Vivo” di kotak biru dan putih. Ponsel yang terbakar parah terlihat basah dan berserakan di landasan.

Otoritas Bandara Hong Kong mengatakan tidak ada yang terluka dalam insiden itu. Operasi bandara pun tidak terpengaruh oleh kebakaran tersebut. Atas insiden ini, maskapai lokal Hong Kong Air Cargo telah melarang semua HP Vivo di pesawat kargo mereka.

D For GAEKON