Gelar Aksi di Balai Kota Surabaya Pekerja Hiburan Malam Keluhkan Perwali 33 Tahun 2020

0

Gaekon.com – Balai Kota Surabaya pada hari ini, Senin (3/8/2020) didatangi oleh para pekerja hiburan di Surabaya. Diketahui sejak pukul 09.00 WIB mereka berkumpul. Karena kerumunan massa tersebut, volume kendaraan juga terlihat sedikit meningkat.

Dalam aksi tersebut, diperkirakan hampir ribuan dari para pekerja rekreasi dan hiburan umum (RHU) bergabung dan meminta kepada Walikota Surabaya untuk segera mencabut Perwali nomor 33 tahun 2020.

Mereka berpendapat, dalam kebijakan tersebut dinilai begitu memberatkan bagi para pekerja malam. Sehingga, banyak karyawan yang terdampak dari kebijakan ini.

“Perwali 33 saat ini dianggap sangat merugikan para pekerja seni malam. Tidak hanya itu saja para pengusaha, karyawan terkena dampak dari Perwali 33 ini, RHU tidak diizinkan untuk mengoperasikan atau membuka usahanya di saat pandemi virus corona saat ini,” teriak Korlap Aksi.

Para pekerja seni, disisi yang lain juga ingin menuntut hak mereka. Bahkan ada yang sudah 4 bulan dirumahkan.

“Kami sudah 4 bulan telah di rumahkan dan tidak memiliki penghasilan tanpa di berikannya bantuan sama sekali,” ujar Ayumi, seperti yang dilansir dari infosurabaya.id.

Dalam aksi demo tersebut, massa yang hadir juga membentangkan sejumlah tulisan dari aspirasi mereka. Bahkan dalam tulisan tersebut ada yang berbunyi, “Kost-kostan, mangan, susu anak, seng mbayari duduk pemerintah,” jika diartikan dalam bahasa Indonesia, “Kos-kosan, makan, susu anak, yang membayar bukan pemerintah.

Z For GAEKON