Gemar Makan Daging Mentah, Dalam Perut Pria Ini Ada Cacing Pita Sepanjang 18 Meter

0

Gemar Makan Daging Mentah, Dalam Perut Pria Ini Ada Cacing Pita Sepanjang 18 MeterGaekon.com – Di dalam perut seorang pria asal Nong Khai, Thailand, terdapat cacing pita yang sangat panjang. Hal ini bisa terjadi diduga karena pria ini gemar mengonsumsi daging mentah.

Seperti yang dilansir GAEKON dari Kumparan, Cacing pita itu bisa hidup dan berkembang di perut diduga karena pria ini gemar memakan daging mentah.

Dokter di Thailand bahkan sampai memeriksa tinja milik pasien ini. Ia menemukan adanya 28 telur cacing pita di dalam tubuh pria itu.

Setelah itu, pria ini diberi obat cacing untuk mengeluarkan hewan bernama latin Taenia tersebut dari anusnya.

Keesokan harinya, para petugas medis dibuat terkejut saat mengukur seberapa panjang cacing pita tersebut. Pasalnya, parasit tersebut memiliki panjang mencapai 18 meter.

Cacing pita yang keluar tersebut dalam keadaan terpotong menjadi beberapa bagian, namun ukuran keseluruhannya jika disambung mencapai 18 meter.

“Cacing pita sapi Taenia saginata dengan panjang lebih dari 18 meter ini berasal dari pasien yang sampelnya dikirim ke pusat penelitian tersebut,” kata juru bicara Parasitic Disease Research Center, tempat uji sampel tinja.

Cacing pita ini sendiri adalah yang terpanjang yang pernah ditemukan di Thailand selama 50 tahun. Setelah adanya kasus ini, dokter menyarankan semua keluarga pria tersebut menjalani tes medis untuk melihat apakah mereka memiliki parasit yang sama di tubuhnya atau tidak.

“Orang dengan infeksi cacing pita parasit mungkin tidak tahu bahwa mereka terinfeksi cacing pita karena gejala biasanya ringan atau tidak ada,” kata Centers for Disease Control and Prevention (CDC).

Infeksi ini sendiri bisa menyebabkan sistiserkosis, yaitu penyakit yang dapat menyebabkan kejang. Maka dari itu sangat penting untuk segera melakukan tindakan pengobatan.

Gejala awal yang dialami pasien pria berusia 67 tahun tersebut adalah rasa sakit di bagian perut dan sering kentut.

Dokter memperingatkan bahwa mengonsumsi daging sapi dan babi mentah sangat berbahaya. Pasalnya, daging mentah menjadi tempat berkembang biak parasit semacam ini.

“Penularan disebabkan oleh makan daging mentah. Parasit ini dapat hidup di tubuh manusia selama lebih dari 30 tahun,” kata Dr Schawanya Rattanapitoon, yang menangani pria tersebut.

D For GAEKON