Gempa Banten, Rumah Hingga Puskesmas Rusak Di 23 Kecamatan

0

Gempa Banten, Rumah Hingga Puskesmas Rusak Di 23 KecamatanGaekon.com – Provinsi Banten diguncang gempa berkekuatan magnitudo (M) 6,6 pada Jumat (14/1). Akibat gempa tersebut sejumlah rumah dan sekolah mengalami kerusakan.

Melansir dari Kompas, sejumlah bangunan rusak di 23 kecamatan yang tersebar di Kabupaten Pandeglang dan Lebak.

Menurut keterangan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pandeglang, sejumlah bangunan rusak itu seperti rumah, sekolah, dan puskesmas tersebar di 17 kecamatan.

Kepala BPBD Pandeglang, Irgi Jantoro mengatakan sebagian besar bangunan yang rusak adalah rumah tempat tinggal. Sementara sekolah yang rusak antara lain MTS 3 dan MAN 4 Cibaliung serta SDN 3 di Kecamatan Sumur.

“Untuk Puskesmas yang rusak di Kecamatan Sumur,” kata Irgi.

Kecamatan di Pandeglang yang terdapat bangunan rusak antara lain Cimanggu, Cikeusik, Cibaliung, Panimbang, Carita, Sukaresmi, Pagelaran, Sumur, Cigeulis, Mandalawangi dan Patia. Kemudian Kecamatan Angsana, Munjul, Sindangresmi, Jiput, Saketi dan Bojong.

Tak hanya Pandeglang, dampak gempa juga terjadi di Kabupaten Lebak, Banten. Adapun terdapat sekolah dan rumah rusak yang tersebar di enam kecamatan antara lain di Gunung Kencana, Cibadak, Wanasalam, Cijaku, Cihara dan Malingping.

BMKG mengimbau masyarakat yang berada di lokasi terdampak untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Gempa tersebut mengguncang Banten, pada Jumat (14/1) pukul 16.05 WIB. Adapun pusat gempa berada di Kecamatan Sumur, Pandeglang, Banten, dengan kedalaman 40 kilometer. Gempa M 6,6 ini berpusat di laut dengan titik pusat gempa berada di 52 kilometer barat daya Kecamatan Sumur. Menurut BMKG, gempa ini tidak berpotensi tsunami.

D For GAEKON