GeNose Bisa Jadi Syarat Naik Pesawat, Ini Kelemahan Dan Kelebihannya!

0

GeNose Bisa Jadi Syarat Naik Pesawat, Ini Kelemahan Dan Kelebihannya!Gaekon.com – Calon penumpang Pesawat Udara mulai 1 April 2021 bisa menggunakan tes GeNose C19 sebagai syarat naik transportasi udara.

Seperti yang dilansir GAEKON dari Detik, Syarat tersebut tertera dalam Surat Edaran (SE) Satgas Covid-19 Nomor 12 Tahun 2021 yang terbit pada Minggu (28/3).

Di balik persetujuan GeNose sebagai opsi syarat perjalanan pesawat ada kelebihan dan kekurangannya.

Tes GeNose C19 ini hanya bersifat sebagai alat skrining saja. Alat ini tidak bisa digunakan sebagai penentu apakah seseorang terinfeksi Covid-19 atau tidak.

Menteri Riset dan Teknologi (Menristek) Bambang Brodjonegoro menjelaskan bahwa yang dideteksi dari alat ini bukanlah virus Covid-19.

“Jadi yang dideteksi di sini bukan virusnya, bukan virus Corona Covid-19. Tapi, yang dideteksi adalah partikel atau senyawa yang memang secara spesifik akan berbeda jika terjadi atau dikeluarkan oleh orang yang mengidap Covid-19,” jelasnya.

Peneliti  GeNose Dian K Nurputra mengatakan bahwa alat ini tidak bisa digunakan di sembarang tempat, karena bisa mempengaruhi akurasi dari GeNose.

Namun hal ini teratasi dengan sistem ‘pendeteksi udara’ yang terpasang di GeNose yang akan mendeteksi cocok atau tidaknya lingkungan sekitarnya.

Selain itu, orang yang akan melakukan tes ini tidak diperbolehkan mengonsumsi  makanan atau minuman yang beraroma kuat, misalnya seperti jengkol, durian, hingga kopi. Karena dapat mempengaruhi hasil tes pemeriksaan dan membuat pendeteksian jadi tidak akurat.

Jika ingin mengonsumsi makanan dan minuman tersebut disarankan satu jam atau 30 menit sebelum melakukan tes.

Kelebihan dari tes ini yaitu mampu mendeteksi keberadaan partikel atau Volatile Organic Compound (VOC) yang dikeluarkan orang yang terinfeksi Covid-19.

Penggunaan alat ini juga jauh lebih praktis dari pada Swab Tes dan semacamnya. Untuk GeNose, sampel hanya diambil dari hembusan napas mulut ke dalam sebuah kantong dan membuat pengambilan sampel jauh lebih nyaman.

Selain menjadi syarat perjalanan dengan mode transportasi penerbangan, GeNose sudah lebih dulu digunakan untuk syarat penumpang kereta jarak jauh. Baik dari dan ke Pulau Jawa serta di dalam Pulau Jawa (antar provinsi/kabupaten/kota) sejak 5 Februari 2021 lalu.

GeNose test sendiri merupakan tes skrining COVID-19 yang diciptakan dengan teknologi AI (artificial intelligence) oleh peneliti di Universitas Gadjah Mada (UGM).

D For GAEKON