Habiskan Hingga Rp 230 Juta, Uya Kuya: Biaya Covid-19 Itu Mahal

0

Habiskan Hingga Rp 230 Juta, Uya Kuya: Biaya Covid-19 Itu MahalGaekon.com – Pasangan artis Uya Kuya dan Astrid bagikan pengalamannya selama perang dengan Covid-19. Sejak 10 Januari lalu, keduanya dinyatakan positif Covid-19.

Seperti yang dilansir GAEKON dari Kumparan, Dalam video terbarunya yang berjudul “UJIAN TERBERAT DALAM HIDUP UYA KUYA FAMILY , TARUHANNYA NYAWA…” di channel youtubenya, Uya menceritakan semua pengalamannya.

Uya sempat merasakan stres yang luar biasa karena ia juga memikirkan kondisi anak pertamanya, Cinta Kuya, yang harus terpisah sendiri karena orang tua dan adiknya positif Covid-19.

“Alhamdulilah, tim dokter memberikan perawatan terbaik hingga akhirnya gue boleh pulang. Tapi gue nemenin Nino yang masih positif untuk isoman, dan Astrid yang sudah negatif, nemenin Cinta,” ungkap Uya Kuya.

Anak kedua mereka Nino Kuya juga dinyatakan positif. Bedanya, Uya yang mengalami gejala cukup berat harus menjalani perawatan di rumah sakit bersama sang istri yang hanya OTG.

Sementara Nino, menjalani isolasi mandiri bersama beberapa orang asisten rumah tangga Uya yang juga dinyatakan positif.

Uya pun mengingatkan bahwa penyakit Covid-19 bukanlah penyakit main-main. Selain berbahaya penyakit ini juga sangat menguras uang untuk perawatan.

“Intinya jangan sampai kena Covid-19. Covid-19 itu mahal, ini bukannya apa, ya, mau tahu guys, biaya rumah sakit gue selama 9 hari di rumah sakit Rp 130 juta sekian dan Astrid Rp 103 juta. Mahal, jadi jangan main-main dan jangan bercanda sama penyakit ini,” ujar Uya.

Uya sengaja untuk tidak menutupi bahwa dirinya positif Covid-19. Pengalaman yang diutarakan ini bertujuan agar banyak orang lebih peduli dan taat lagi dengan protokol kesehatan.

“Kami bersyukur kepada Tuhan mendapat cobaan ini, sebagai introspeksi diri. Bahwa Saya yang seketat ini, keluarga kita yang prokes ketat aja masih bisa kena,” pungkasnya.

Uya menegaskan bahwa Covid-19 ini bukan hanya berbahaya bagi orang-orang tua atau orang dengan penyakit bawaan. Lantaran ia sendiri membuktikan, di usianya saat ini saja Uya bisa terpapar virus tersebut.

“COVID ini berbahaya, efeknya gila. Sampai sekarang gue juga masih ngos-ngosan. Dan jangan bilang bahwa COVID ini berbahaya hanya untuk orang tua atau penyakit bawaan saja. Teman gue usia 32 meninggal karena COVID,” tegasnya.

Sebelumnya, setelah beberapa hari keluar dari rumah sakit, keluarga Uya kembali melakukan swab dan ternyata Astrid kembali positif Covid-19 untuk kedua kalinya. Mau tak mau, Astrid kembali isolasi mandiri bersama Uya dan Nino.

“Padahal dia sudah nemenin Cinta dan ada juga pas Cinta ulang tahun,” kata Uya.

“Padahal pas Cinta ulang tahun, dia bilang, ‘Aduh senang ada mama.’ Jadi bisa beli kue ulang tahun, kan walau sederhana. Dia bilang, ‘alhamdulillah ada mama, senang dipeluk mama, kangen sama mama.’ Eh tahu-tahunya besok positif,” sambung Astrid.

Namun akhirnya hasil swab terakhir Uya, Astrid, dan Nino negatif, mereka pun bersyukur. Hanya saja sebelum kembali berkumpul bersama Cinta, Astrid dan Uya memutuskan untuk menyemprot disinfektan ke seluruh area rumah. Kini, keluarga mereka telah berkumpul kembali.

 D For GAEKON