Harga Tiket Pesawat Naik Jelang Lebaran, Pihak Maskapai Buka Suara

0

Harga Tiket Pesawat Naik Jelang Lebaran, Pihak Maskapai Buka SuaraGaekon.com – Mendekati momen Hari Raya Idul Fitri 1443 H, kenaikan harga tiket pesawat sudah melambung tinggi.

Melansir dari Kumparan, harga tiket untuk rute Jakarta-Padang misalnya, naik signifikan untuk penerbangan seminggu menjelang lebaran.

Apabila penerbangan dilakukan sebelum tanggal 22 April 2022, masih ada tiket yang tersedia dari Lion Air seharga Rp 837.200. Sementara untuk tanggal 23 hingga 27 April, harga tiket termurah dipatok Rp 1.115,000.

Pada tanggal 29 April, harga tiket termurah untuk tujuan Padang adalah Rp 2.515.900 dengan menggunakan maskapai Lion Air.

Jika ingin mendapatkan harga yang sedikit lebih murah dari itu, hanya tersedia untuk keberangkatan pada tanggal 1 Mei di kisaran Rp 1.300.000.

Sebelumnya, harga tiket rute Jakarta-Padang pada Desember 2021 hanya dipatok Rp 500.000-700.000 dan sudah termasuk layanan PCR.

Kemudian untuk penerbangan Jakarta-Bali, di platform Tiket.com dijual dengan harga Rp 1,4 juta hingga Rp 2,6 juta untuk H-2 lebaran. Selain itu, untuk maskapai Batik Air dibanderol Rp 1,67 juta.

Padahal pada 19 Januari 2022 lalu, harga tiket ke Bali dengan maskapai yang sama Rp 750 ribu. Menanggapi hal ini, Sekretaris Jenderal Indonesia National Air Carrier Association (INACA), Bayu Sutanto buka suara.

Penyebab Kenaikan Harga Tiket Pesawat

Bayu mengatakan, harga tiket saat ini masih mengikuti batasan harga tiket yang diatur dalam Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 20 Tahun 2019 tentang Tata Cara dan Formulasi Perhitungan Tarif Batas Atas Penumpang Pelayanan Kelas Ekonomi Angkutan Udara Niaga Berjadwal Dalam Negeri.

Menurutnya ada beberapa alasan yang menyebabkan kenaikan harga tiket pesawat untuk mudik lebaran 2022. Pertama, hukum permintaan dan penawaran.

“Saat mudik terjadi kenaikan demand,” ujar Bayu.

Kedua, masyarakat memesan tiket pesawat jauh-jauh hari sebelum lebaran. Pesawat penuh untuk penerbangan ke kampung halaman, tapi kosong untuk ke Jakarta.

Begitu pula sebaliknya setelah lebaran, tiket arus balik sudah habis sementara penerbangan ke kampung halaman kosong.

Ketiga, kenaikan harga avtur juga berdampak. Harga bahan bakar mengalami kenaikan sejak akhir 2021 dan kian parah sejak perang Rusia-Ukraina.

D For GAEKON