Hari Ini, Warga Jabodetabek Korban Korupsi Bansos Covid-19 Akan Gugat Eks Mensos Juliari

0

Hari Ini, Warga Jabodetabek Korban Korupsi Bansos Covid-19 Akan Gugat Eks Mensos Juliari

Gaekon.com – Mantan Menteri Sosial, Juliari Batubara hari ini, Senin (21/6) akan digugat oleh masyarakat yang merasa dirugikan atas dugaan kasus korupsi dana bansos Covid-19.

Seperti yang dilansir GAEKON dari Suara.com, masyarakat akan mengajukan gugatan ganti rugi ke Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta.

Tim Advokasi Korban Korupsi, yang menjadi kuasa hukum warga mengatakan bahwa dugaan rasuah yang dilakukan Juliari ini tidak mencerminkan dirinya sebagai pelayan masyarakat. Untuk diketahui Tim Advokasi Korban Korupsi terdiri dari sejumlah lembaga swadaya di antaranya, YLBHI, LBH Jakarta, ICW, KontraS, Visi Integritas Law Office, dan change.org.

“Sebagaimana diketahui bersama, pandemi Covid-19 yang melanda Indonesia telah banyak memakan korban jiwa. Tidak hanya itu, roda perekonomian serta kesehatan jutaan jiwa warga negara semakin terancam. Namun, praktik lancung justru diperlihatkan oleh pejabat publik, bantuan sosial berupa sembilan bahan pokok malah dijadikan bancakan korupsi. Mirisnya, kejahatan itu justru dilakukan oleh Menteri Sosial, Juliari P Batubara,” tulis Tim Advokasi Korban Korupsi dalam keterangan tertulisnya.

Maka dari itu, warga yang menjadi korban atas dugaan korupsi Bansos Covid-19 mengajukan gugatan permintaan ganti rugi.

Tim Advokasi Korban Korupsi mengatakan bahwa warga yang terdampak pandemi di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi akan mengajukan penggabungan perkara gugatan ganti kerugian terhadap mantan Menteri Sosial Juliari P Batubara.

Saat ini, Juliari sedang menjalani proses persidangan di PN Tipikor Jakarta Pusat. Juliari disebut telah menerima uang korupsi bansos Corona paket sembako Se-Jabodetabek tahun 2020 yang mencapai Rp 32.4 miliar lebih.

Dalam perkara ini, Juliari didakwa dalam pasal Pasal 12 huruf (b) Jo Pasal 18 UU Tipikor Jo Pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHP Jo Pasal 64 ayat (1) KUHP. Atau Kedua : Pasal 11 Jo Pasal 18 UU Tipikor Jo Pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHP Jo Pasal 64 ayat (1) KUHP.

Uang tersebut didapat melalui dua anak buahnya Adi Wahyono dan Matheus Joko Santoso. Dari Direktur Utama PT. Mandala Hamonangan Sude Harry Van Sidabuke mencapai Rp 1.280.000.000. Sementara dari Direktur Utama PT Tigapilar Agro Utama Ardian Iskandar Maddanatja senilai Rp 1.950.000.000.

Kemudian dari sejumlah vendor-vendor paket sembako yang mencapai Rp 29.252.000.000. Uang yang diterima Juliari itu untuk memuluskan perusahaan milik Ardian dan Harry serta vendor lain agar mendapatkan jatah pengadaan paket sembako.

D For GAEKON