Hari Pertama Invasi Rusia, 57 Orang Dilaporkan Tewas

0

Hari Pertama Invasi Rusia, 57 Orang Dilaporkan TewasGaekon.com – Sebanyak 57 orang tewas menjadi korban serangan Rusia. Tak hanya itu, sekitar 169 orang mengalami luka-luka.

Melansir dari Kumparan, hal ini diungkapkan oleh Menteri Kesehatan Ukraina Oleh Lyashko. Pihaknya menerangkan bahwa korban berjatuhan usai Rusia melancarkan invasi skala penuh ke Ukraina pada Kamis (24/2) pagi.

“57 orang tewas dan 169 terluka pada Kamis setelah Rusia melancarkan invasi skala penuh ke Ukraina,” katanya.

Lyashko mengatakan korban tewas tersebar di beberapa wilayah. Meski demikian, ia belum memberikan rincian siapa saja korban tewas itu, apakah tentara Ukraina, sipil atau militer Rusia.

Sebelumnya, Amerika Serikat meyakini, invasi Rusia ke Ukraina dirancang untuk memenggal Kepala Pemerintah Ukraina.

“Indikasi yang kami lihat sejauh ini, hanya dalam waktu pertama, bahkan tidak 12 jam, sesuai dengan prediksi kami sebelumnya, itu akan menjadi tujuannya ‘memenggal pemerintah ini’,” kata seorang pejabat senior Kementerian Pertahanan AS.

Diduga Invasi Rusia Akan Berlangsung 10-15 Hari

Menurutnya, dalam fase pertama, Rusia akan mengerahkan lebih dari 150.000 tentara yang sudah siaga di perbatasan Ukraina dengan jumlah terbatas.

“Kami belum melihat peningkatan ancaman berkaitan dengan kekuatan nuklir Rusia,” katanya lagi.

Ia menduga invasi Rusia bisa berlangsung selama 10-15 hari. Fase awal serangan Rusia telah meluncurkan 100 rudal termasuk rudal balistik jarak pendek, rudal jarak menengah, rudal jelajah dan rudal dari permukaan ke udara.

Wakil Menteri Pertahanan Ukraina, Oleksandr Myroniu, mengatakan, hingga Kamis malam penembakan masih terjadi di beberapa lokasi. Namun lokasi terparah berada di Donetsk timur yang banyak diduduki oleh separatis pro Rusia.

“Penembakan berat Rusia masih berlangsung di wilayah Donetsk timur,” kata Myroniu.

D For GAEKON