Heboh Hepatitis Misterius Akibat Vaksin Covid-19, Begini Kata Epidemiolog

0

Heboh Hepatitis Misterius Akibat Vaksin Covid-19, Begini Kata EpidemiologGaekon.com – Epidemiolog dari Universitas Griffith Dicky Budiman angkat bicara soal hepatitis yang kini mulai mencemaskan masyarakat.

Melansir dari CNBC, Hepatitis akut misterius ini dikait-kaitkan dengan vaksin Covid-19. Dicky menjelaskan, yang terdeteksi oleh World Health Organization (WHO), hepatitis misterius yang terjadi saat ini disebabkan karena terinfeksi adenovirus.

“Padahal, hepatitis A-E umumnya berbeda-beda virusnya, hanya menyerang organ yang sama, yaitu hati atau liver,” jelas Dicky.

Vaksin Covid-19 yang mengandung adenovirus sempat dipertanyakan dampaknya dengan wabah hepatitis misterius. Para peneliti masih melakukan riset untuk menemukan penyebab langsung antara adenovirus 41 dan kasus hepatitis misterius ini seperti faktor komplikasi.

Di Inggris Tidak Ada Penerima Vaksin Terkena Hepatitis

Namun, dalam kasus di Inggris, diketahui tidak ada penerima vaksin mengandung adenovirus yang terpapar hepatitis. Para ilmuwan pun masih melakukan penelitian untuk menemukan susunan genetik virus.

“Yang dikaitkan dengan hepatitis yang katanya ‘misterius’ ini belum bisa dikaitkan dengan vaksin yang ada saat ini. Tidak ada bukti dengan akibat vaksinasi covid, walaupun ada satu jenis vaksin yang menggunakan adenovirus sebagai salah satu mekanismenya,” jelas Dicky.

Sementara itu, saat ini Kementerian Kesehatan sedang berupaya menginvestigasi penyebab kejadian hepatitis akut ini melalui pemeriksaan panel virus secara lengkap.

Dinas kesehatan Provinsi DKI Jakarta sedang melakukan penyelidikan epidemiologi lebih lanjut. Menurutnya, kasus hepatitis misterius ini menyerang paling banyak untuk anak-anak yang berusia di bawah 5 tahun.

“Apa yang kita lihat saat ini terkait hepatitis yang menyerang anak-anak ini adalah kelompok yang rentan, karena mereka mayoritas belum divaksin, atau bahkan di bawah 5 tahun belum mendapat atau belum eligible untuk divaksin,” jelas Dicky.

Dikutip dari surat edaran Kementerian Kesehatan nomor HK.02.02/C/2515/2022 tentang Kewaspadaan Terhadap Penemuan Kasus Hepatitis Akut yang Tidak Diketahui Etiologinya disebutkan WHO telah menetapkan penyakit itu sebagai Kejadian Luar Biasa.

Penetapan itu dilakukan pada 15 April 2022 setelah menyerang anak-anak usia 11 bulan hingga 5 tahun.

WHO menerima laporan pada 5 April 2022 dari Inggris Raya mengenai 10 kasus hepatitis akut pada anak-anak selama periode Januari hingga Maret 2022 di Skotlandia Tengah.

Peningkatan kewaspadaan hepatitis akut ini diterapkan Kementerian Kesehatan setelah tiga pasien anak yang dirawat di RSUPN Dr. Cipto Mangunkusumo Jakarta dengan dugaan hepatitis akut meninggal, dalam kurun waktu yang berbeda dengan rentang dua minggu terakhir hingga 30 April 2022.

Ketiganya merupakan rujukan dari rumah sakit yang berada di Jakarta Timur dan Jakarta Barat. Berdasarkan catatan Kementerian Kesehatan, mereka bergejala mual, muntah, diare berat, demam, kuning, kejang dan penurunan kesadaran.

D For GAEKON