Heboh Jualan Foto Di NFT, Jual Foto KTP Bisa Dipenjara Hingga Denda Rp 1 Miliar

0

Heboh Jualan Foto Di NFT, Jual Foto KTP Bisa Dipenjara Hingga Denda Rp 1 MiliarGaekon.com – Usai Sultan Gustaf Al Ghozai atau Ghozali Everyday berhasil menjual ratusan swafotonya, kini Pasar Non-Fungible Token (NFT) semakin banyak diketahui masyarakat.

Melansir dari Kompas, banyak yang meniru Ghozali mencoba peruntungannya dengan menjual gambar atau foto melalui NFT ke platform pasar digital seperti OpenSea.

Namun, pemahaman terhadap pasar digital itu masih relatif rendah. Hal ini tercermin dari adanya masyarakat yang justru menjual foto diri dengan KTP, yang notabene merupakan data pribadi.

Direktur Jenderal Dukcapil Kementerian Dalam Negeri Zudan Arif Fakrulloh menanggapi hal tersebut. Pihaknya menerangkan bahwa masyarakat yang menjual atau mengunggah foto dokumen kependudukan dan melakukan swafoto sangat rentan menjadi korban tindakan kejahatan atau penipuan oleh pihak tidak bertanggungjawab.

“Karena data kependudukan dapat dijual kembali di pasar underground atau digunakan dalam transaksi ekonomi online seperti pinjaman online,” ujar Zudan.

Zudan mengimbau kepada masyarakat agar lebih selektif dalam memilih pihak-pihak yang dapat dipercaya, terverifikasi dan memberikan jaminan kepastian kerahasiaan data diri, atau pribadi.

Zudan menerangkan pihak-pihak yang mendistribusikan dokumen kependudukan di media online tanpa hak, terancam pidana penjara paling lama 10 tahun dan denda paling banyak Rp 1 miliar.

“Hal ini diamanatkan dalam Pasal 96 dan Pasal 96A Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2013 tentang Perubahan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2006 Tentang Administrasi Kependudukan,” katanya.

Juru Bicara Kementerian Kominfo, Dedy Permadi juga mengimbau warga agar lebih hati-hati dan berpikir panjang. Jangan sampai tren tersebut justru membawa petaka karena data pribadi sudah bocor.

D For GAEKON