Heboh Vila Gay Di Bali, Aparat Panggil Pemilik

0

Bali – Empat vila di Gang Drona Seminyak, Kecamatan Kuta, Badung, Bali membuat gempar. Vila tersebut terindikasi memberikan layanan khusus gay. Usai melakuan penyidakan Jumat 10 Januari lalu, Satpol PP Badung segera memanggil pemilik vila.

“Hari Jumat kan kita sudah buat surat panggilan, dia tidak datang hari ini,” kata Kabid Penegakan Perda dan Perkada Satpol PP Badung Gung Ambar Dewi kepada GAEKON, Senin 13 Januari 2020.

Hasil sidak itu mendapati bahwa pemilik vila itu adalah warga Manado Sulawesi Utara. Namun, untuk saat ini vila sedang disewa oleh WNA Belanda.

Sidak ini bermula dari iklan di media sosial. Masyarakat yang heboh lalu meneruskan aduan tersebut kepada Satpol PP Badung. Empat vila yakni dua vila di Seminyak dan dua lagi di Kerobokan. Namun aparat mendapati hanya satu yang memberikan layanan khusus gay.

“Tadi hanya satu vila yang klarifikasi terkait dengan vila untuk para gay, yaitu vila Elysia di Seminyak, sedangkan Angleo atau Dillen di Seminyak tidak datang kita tunggu sampai seminggu,” jelas Ambar.

Dua vila di Kerobokan yaitu Vila Layang dan Vila Balinesa dan Spa sedang diupayakan pemanggilan untuk menunjukkan dokumen perijinan. Empat vila itu terancam disanksii dan ijinnya dicabut bila terbukti memberikan layanan gay.

“Kalau kita akan lakukan sesuai SOP akan memeriksa dokumen perizinan dan sesuai peruntukan atau tidak, ya nanti kalau terbukti peruntukannya kita lakukan penyegelan sementara,” tambah Ambar.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali Putu Astawa menyesalkan temuan itu. Di menyebut pernikahan sejenis ilegal di Bali.

“Gay itu kan hak asasi gitu kan ya, cuma kalau mereka melanggar ketertiban itu yang tidak boleh karena kita tidak melegalkan perkawinan sejenis,” ujar Putu terpisah.

K For GAEKON