Hendak Ke Singapura, 19 Calon Pekerja Migran Diamankan, BP2MI: Kami Menilai Ada Oknum Petugas Yang Terlibat

0

Hendak Ke Singapura, 19 Calon Pekerja Migran Diamankan, BP2MI: Kami Menilai Ada Oknum Petugas Yang TerlibatGaekon.com – Sebanyak 19 calon pekerja Migran Indonesia yang akan ke Singapura melalui Batam diamankan oleh Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI).

Seperti yang dilansir GAEKON dari Liputan6, Kepala BP2MI, Benny Rhamdani mengonfirmasi hal ini. Pihaknya mengatakan bahwa telah berhasil mengamankan mereka semua.

“Jadi mereka akan ke Singapura sebagai penata rumah tangga atau pekerja rumah tangga, namun kami berhasil amankan terlebih dahulu,” kata Benny.

Rencana pengiriman tersebut diketahui dengan alasan menggunakan calling visa di tengah larangan pengiriman tenaga kerja ke luar negeri.

“Kami menilai ada oknum petugas yang terlibat. Kalau ‘calling visa’ yang bisa dikeluarkan pastinya petugas imigrasi terlibat. Apalagi izin khusus itu hanya diberikan ke beberapa negara saja dengan misi kemanusiaan,” ujar Benny.

Benny menerangkan para pekerja migran ketika sampai di negara Singapura akan ditampung oleh tiga agency, Loving Helper, Agency Human Recencis, Basehum Emploement Agency.

Benny akan meminta kepada KBRI untuk menunda semua bentuk pelayanan di tiga agency tersebut. Pasalnya, dari temuan itu pihaknya menduga terlibat dalam penempatan ilegal dan ini bentuk kejahatan yang terus menerus terjadi dilakukan oleh sindikat.

“Apa yang kita lakukan sebagai bentuk negara melakukan perlawanan dan perang total pada upaya-upaya memperjualbelikan, memperdagangkan manusia,” tutur Benny.

Pengungkapan tersebut berawal dari laporan adanya calon pekerja migran yang akan menyeberang di Batam. Pihaknya menemukan sebuah penampungan yang di dalamnya terdapat 19 orang calon pekerja migran, kebanyakan berasal dari Jawa Timur.

“Ternyata, semua dokumen dan paspor mereka juga sudah ditahan. Semua ditahan untuk dijadikan alat sandera agar mereka tunduk,” kata Benny.

Benny juga mengungkapkan, calon para pekerja migran tersebut sudah berada di penampungan selama 10 hari sebelum diberangkatkan ke Singapura.

D For GAEKON