Hilang Secara Misterius, Jasad Balita Ini Ditemukan Terselip Di Pohon

0

Hilang Secara Misterius, Jasad Balita Ini Ditemukan Terselip Di PohonGaekon.com – Balita di Desa Tolambo, Kecamatan Pamona Tenggara, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah (Sulteng) sempat hilang secara misterius di rumahnya, pada Sabtu (27/3).

Buah hati dari pasangan James Rantaola dan Ita Lendamanu, Nugi (2,9) akhirnya ditemukan dalam keadaan tak benyawa. Balita ini ditemukan terbaring di pohon.

Jasad balita Nugi masih berada di Puskesmas Korobono, Kecamatan Pamona Tenggara, Kabupaten Poso, untuk dilakukan identifikasi dan proses autopsi.

Sementara pemeriksaan lanjutan seperti mengambil keterangan dari sejumlah saksi-saksi yang secara langsung terlibat terhadap kasus tersebut juga sedang dilakukan.

“Ini masih dalam proses penyelidikan. Sudah ada proses olah TKP untuk mencari petunjuk baru dan hasil yang sudah ditemukan. Setelah itu akan pencocokan alat bukti dengan hasil pemeriksaan saksi-saksi,” kata Kapolres Poso, AKBP Rentrix Ryaldi Yusuf.

Awalnya, Pada 27 Maret 2021, Pukul 13.00 WITA, Kedua orang tua Nugi pergi keluar rumah. Sang ayah pergi ke kebun memetik cabai dan ibunya ke Gereja untuk ibadah. Mereka meninggalkan Nugi sendiri di rumah.

Nugi saat itu berada di dalam kamar. Salah satu dari sepupu Nugi pergi ke kamar mandi, dan tiba-tiba mendengar pintu kamar tempat Nugi terbuka.

Ia pun lari mencari sumber suara. Namun, tidak ada Nugi di kamar itu lagi. Kemudian malam harinya, pukul 18.00 WITA, Pemerintah Desa mengumumkan melalui pengeras suara kantor desa tentang kabar kehilangan Nugi.

Proses pencarian adik Nugi akhirnya dilakukan besar-besaran dengan melibatkan kurang lebih 700 orang. Mereka di antaranya, Pemerintah Desa, Kepolisian, Kompi 714 bersama Danton, anggota Koramil, beberapa warga desa yang bersimpati, club bikers Poso dan Morowali.

Warga meyakini bahwa Nugi hilang dicuri oleh mahluk gaib. Akhirnya proses pencarian juga melibatkan kurang lebih 10 paranormal, Namun hasilnya juga nihil.

Beberapa hari kemudian, sendal Nugi ditemukan di sebuah pondok kebun milik warga yang letaknya jauh dari kampung, jaraknya kurang lebih tiga kilometer dari kampung tersebut.

Setelah itu, proses pencarian besar-besaran dihentikan dan diserahkan kepada pihak Kepolisian untuk dilakukan penyelidikan.

Proses pencarian akhirnya terhenti, saat sekitar pukul 10:00 WITA, warga yang terdiri ayah dan satu orang anaknya yang hendak akan pulang ke rumah dari memetik cabai di kebun, tiba-tiba mencium bau busuk mirip bangkai.

Keduanya memutuskan untuk mencari sumber bau tersebut. Setelah mencari sekitar lima menit, keduanya melihat sebuah bangkai di pohon yang terbaring. Keduanya lalu mendekat memastikan bangkai tersebut.

Keduanya menyadari bangkai tersebut mirip adik Nugi yang sudah hilang kurang lebih dua pekan ini. Keduanya lalu segera memberitakan penemuan itu ke Bhabinkamtibmas Desa Tolambo. Atas informasi tersebut, segera dilakukan pengecekan di TKP. Hasilnya, bangkai yang ditemukan itu adalah benar jasad balita Nugi.

D For GAEKON