Hina Perawat Via Facebook, Orang Probolinggo Dipolisikan

0

Gaekon.com – Trending tagar #IndonesaTerserah yang sempat viral di jagad media sosial, ternyata memantik beragam reaksi pro dan kontra di masyarakat. Namun, apa yang dilakukan Cong Gion, warga Probolinggo lewat akun medsos Facebooknya, sungguh tak patut dilakukan dan pantas untuk diproses secara hukum.

Merasa profesinya dilecehkan, anggota Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kabupaten Probolinggo meradang dan mendatangi Polres Probolinggo Kota untuk melaporkan pemilik akun Facebook atas nama Cong Gion.

Komentar Cong Gion di sebuah group Facebook dianggap telah melecehkan profesi perawat medis. Dalam komentarnya, Cong Gion melecehkan dan menghina perawat terkait virus Corona.

Berikut komentar Cong Gion yang dianggap menghina profesi perawat: ‘Ini mau membangga banggakan perawat/dokter yg sok sokan menangani pasien covid 19 dengan baik. Sok sok dipahlawankan. Kan goblok. Dah semoga pasien pasien yg terjangkit covid lekas sembuh karna allah swt. Dan perawat perawat goblok tak berperikemanusian dimatikan oleh wabah ini amin. By sok pahlawan’

“Perawat tidak terima hinaan dan hujatan pemilik akun ini. Jadi kami laporkan pelecehan profesi kami. Diduga pelaku stres karena dikarantina dan marah ke tim medis,” ujar Wakil Ketua PPNI Kabupaten Probolinggo Sugianto kepada GAEKON di Polres Probolinggo, Rabu (20/5).

Sugianto menjelaskan Cong Gion memiliki nama asli Sugiono (25), warga Desa Muneng, Kecamatan Sumberasih, Kabupaten Probolinggo. Cong Gion diduga stres lantaran tengah dikarantina di Desa Muneng, karena datang dari zona merah Sidoarjo.

Cong Gion sendiri tak lama langsung membuat pernyataan meminta maaf atas tindakannya itu. Dipantau GAEKON, permintaan maaf itu ia unggah di beranda akun facebooknya. Demikian isi permintaan maaf Cong Gion yang diposting Rabu (20/5).

“Assalamualaikum Wr.Wb.”

Selamat malam untuk semuanya. Saya sebagai pemilik akun “Cong Gion” dengan nama asli Sugiono yang beralamatkan di kab. Probolinggo, MOHON MAAF yang sebesar -besarnya atas apa yang telah saya perbuat tadi siang, yaitu berkomentar tentang ujaran kebencian terhadap anggota PPNI daerah maupun pusat.

Dengan hal tersebut sekali lagi saya pribadi memohon maaf kepada saudara mulai dari Perawat, Dokter, Pimpinan Daerah, Pimpinan Pusat bahkan kepada semuanya.
Saya berjanji tidak akan mengulangi hal seperti ini lagi.

Dan saya tidak akan pernah melupakan hal tersebut dan tidak akan pernah melupakan Perjuangan tim medis saat berperan penuh saat Pandemi covid-19 ini, saya bangga atas semua apa yang kalian lakukan demi keselamatan nyawa rakyat indonesia.
Sugiono.”

Walaupun demikian, proses hukum kasus yang sudah dilaporkan ke polisi ini tetap jalan. “Kalau minta maaf kami memaafkan. Tapi untuk proses hukum tetap kita jalankan,” ujar Wakil Ketua PPNI Probolinggo Sugianto seperti dikutip GAEKON, Rabu (20/5).

Permintaan maaf Cong Gion memang tak membuat pelaporan dirinya ke polisi dicabut atau dibatalkan. Para perawat yang tergabung di Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kabupaten Probolinggo tetap melanjutkan proses hukum ke pihak berwajib. Laporan ini sendiri tengah diproses di Polres Probolinggo Kota.

W For GAEKON