Hujan Saat Musim Kemarau di Surabaya Karena Gelombang Rossby

0

Gaekon.com – Pada Selasa (11/8/2020) malam, hujan deras melanda seluruh kawasan Surabaya dan sekitarnya. Hujan deras di tengah musim kemarau ini diketahui terjadi sekitar pukul 19.00 WIB. Adapun sebab dari turunnya hujan itu disebabkan karena gangguan Gelombang Rossby di Laut Jawa. Dampak dari Gelombang Rossby ini dapat dilihat dengan perubahan kondisi cuaca dan iklim karena menghasilkan daerah tekanan tinggi dan rendah.

Sementara menurut dari Kasi Data dan Informasi BMKG Juanda, Teguh Tri Susanto mengatakan, hujan di Surabaya salah satunya disebabkan dengan indikasi gangguan gelombang rossby di laut Jawa mulai dari 850 mb hingga 200 mb.

“Dampaknya menyebabkan atmosfer cukup lembab, yang menyebabkan potensi terjadi hujan bertambah besar. Lalu juga anomali suhu muka laut pada 10 Agustus kemarin di perairan Jatim masih cenderung lebih hangat dari biasanya. Sehingga uap air di atmosfer juga bertambah dan mendukung untuk pertumbuhan awan hujan,” ujar Teguh, Selasa (11/8/2020).

Teguh juga mengatakan, penyebabnya ialah labilitas udara di wilayah Jatim ketika diamati di udara atas, pada hari Selasa (11/8/2020) pukul 00.00 UTC terpantau tidak stabil. Hal itu mengakibatkan, beberapa indeks stabilitas atmosfer menunjukkan peluang terjadinya hujan dan thunderstorm. Selain itu, suhu konvektif juga terpantau rendah sehingga hal itulah yang memudahkan terbentuk awan konvektif.

“Dan terakhir adanya pusaran di sebelah barat daya Kalimantan yang mengakibatkan terbentuknya konvergensi di Jatim. Konvergensi mengakibatkan adanya pertumbuhan awan-awan konvektif penyebab hujan,” jelasnya. Dirinya juga mengatakan bahwa, daerah yang mengalami hujan tidak hanya Surabaya, tetapi merata hingga seluruh wilayah di Jatim. Menurut perkiraan dari BMKG, pihaknya memperkirakan kondisi tersebut masih berlangsung sampai besok Rabu (12/8/2020).

Z For GAEKON