Ini Aturan Baru Naik Kereta Api Selama Pandemi Covid-19!

0

Ini Aturan Baru Naik Kereta Api Selama Pandemi Covid-19!Gaekon.com – Masa Pandemi seperti saat ini membuat pemerintah harus mengupdate aturan syarat perjalanan setiap moda transportasi. Hal ini lagi-lagi untuk memutus rantai penularan Covid-19.

Seperti yang dilansir GAEKON dari Kumparan, Mulai 1 April 2021, Pemerintah memperbarui syarat perjalanan untuk semua moda transportasi, salah satunya kereta api. Berikut panduan lengkap aturan baru naik kereta api jarak jauh.

  1. Patuhi Protokol Kesehatan

Mematuhi protokol kesehatan menjadi syarat penting dalam melakukan perjalanan. 3M, memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan menjadi hal utama yang harus terus dilakukan dan di perhatikan.

Perlengkapan seperti handsanitizer juga wajib dibawa saat bepergian jauh. Selain itu masker yang digunakan juga harus memenuhi standar medis, seperti kain tiga lapis ataupun masker medis.

  1. Rapid Antigen/Tes PCR/GeNose C19

Calon penumpang wajib menunjukkan surat keterangan hasil negatif tes Covid-19 dengan metode Rapid Antigen, Tes PCR, maupun GeNose C19.

Sementara itu untuk dapat melakukan pemeriksaan GeNose C19 di stasiun, calon penumpang harus memiliki tiket atau kode booking KA Jarak Jauh yang sudah lunas, serta tidak boleh merokok, makan, minum (kecuali air putih) selama 30 menit sebelum melaksanakan tes.

Bagi anak-anak yang masih berusia di bawah 5 tahun, tidak diwajibkan melakukan tes RT-PCR atau rapid test antigen atau tes GeNose C19 sebagai syarat perjalanan.

  1. Masa Berlaku Hasil Tes Covid-19

Calon penumpang harus menyerahkan hasil negatif rapid antigen sampel diambil maksimal dalam kurun waktu 2 x 24 jam.

Sedangkan untuk tes RT-PCR harus menyerahkan hasil negatif yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 3 x 24 jam sebelum keberangkatan. Untuk tes GeNose C19 harus dilakukan di stasiun kereta api sebelum keberangkatan.

  1. Tes Diagnostik RT-PCR

Tes Diagnostik RT-PCR ini dilakukan jika hasil tes pelaku perjalanan menunjukkan hasil negatif, namun menunjukkan gejala.

Mereka tidak diperbolehkan melanjutkan perjalanan. Pelaku perjalanan wajib melakukan tes diagnostik RT-PCR dan isolasi mandiri selama waktu tunggu hasil pemeriksaan.

Aturan baru tersebut tertuang dalam Surat Edaran (SE) Nomor 12 Tahun 2021 tentang Ketentuan Perjalanan Orang Dalam Negeri Dalam Masa Pandemi COVID-19 yang terbit pada Minggu (28/3). Aturan baru yang menggantikan SE Nomor 7 Tahun 2021 ini akan berlaku mulai 1 April 2021 hingga batas waktu yang akan ditentukan kemudian.

D For GAEKON