Ini Batas Waktu Urus Tilang Elektronik Atau Tilang CCTV

0

Ini Batas Waktu Urus Tilang Elektronik Atau Tilang CCTVGaekon.com – Sanksi tilang CCTV dan tilang konvensional memang berbeda. Biasanya jika tilang konvensional melakukan penyitaan terhadap surat-surat, namun jika tilang CCTV, pelanggar lalu lintas harus bergegas membayar denda sesuai ketentuan yang berlaku.

Seperti yang dilansir GAEKON dari CNN, dalam tilang CCTV, pihak polisi mengandalkan kamera, lalu melakukan tangkapan layar kepada pengendara yang melanggar untuk dijadikan barang bukti.

Nantinya apabila terbukti melanggar, maka pengendara harus bergegas membayar denda sesuai ketentuan yang berlaku.

Situs ETLE Polda Metro Jaya menyebutkan bila terbukti melanggar, pengendara akan diberikan kertas tilang biru sebagai bukti pelanggaran dan kode virtual BRI untuk pembayaran tilang.

Pelanggar akan diberikan waktu pembayaran tujuh hari. Apabila pembayaran tidak dilakukan, maka polisi akan melakukan pemblokiran pada STNK sampai denda dibayar. Sebelum dinyatakan bersalah atau terbukti melanggar, ada tahap yang perlu dilakukan, sebagai tahap konfirmasi.

Prosedur dimulai dari pengiriman surat konfirmasi dari polisi kepada pelanggar yang diduga melakukan pelanggaran lalu lintas.

Surat konfirmasi dikirim ke alamat pemilik kendaraan yang diduga dipakai melakukan pelanggaran melalui PT Pos, email, atau nomor telepon. Proses pengiriman akan dilakukan tiga hari setelah pelanggaran yang disangkakan terjadi.

Penerima surat atau pemilik kendaraan wajib melakukan konfirmasi. Konfirmasi ini dapat dilakukan melalui situs etle-pmj.info atau lewat aplikasi ETLE PMJ yang dapat diunduh hanya pada ponsel android.

Masyarakat diberikan waktu lima hari untuk melakukan konfirmasi. Konfirmasi ini juga diperlukan jika kendaraan yang terekam kamera tilang elektronik telah dijual ke pihak lain namun belum dibalik nama.

Masyarakat yang terjerat tilang CCTV ini harus benar-benar paham batas waktu penyelesaian tilang sebelum surat kendaraan misalnya STNK diblokir.

D For GAEKON