Intelektual Quran KH Basori Alwi Meninggal Dunia

0

Malang, JATIM – Satu lagi ulama sepuh Jatim yang berpulang ke hadirat Sang Khalik. Intelektual Al-Quran KH M Basori Alwi tutup usia pada Senin 23 Maret 2020. Pengasuh Ponpes Ilmu Al-Qur’an (PIQ) Singasari, Malang itu dikabarkan meninggal dunia pada pukul 15.30 WIB.

Almarhum tutup usia disebabkan penyakit jantung koroner yang telah lama dideritanya. Pemakaman beliau akan dilangsungkan pada Selasa 24 Maret 2020 di komplek pemakaman Pesantren Ilmu Al-Qur’an selepas dhuhur.

KH M Basori Alwi wafat pada usia 92 tahun. Pihak keluarga memutusakn untuk tidak memasang ring jantung disebabkan faktor usia dan adanya infeksi paru-paru yang beliau derita.

Semasa hidup, mendiang mengasuh Pesantren Ilmu Al-Qur’an (PIQ). Ponpes itu terletak di Singosari Kabupaten Malang, kurang lebih 10 kilometer di utara kota Malang. Pesantren Ilmu Al-Quran adalah lembaga pendidikan kepesantrenan semi salaf. Didirikan oleh KH M Basori Alwi Murtadlo pada tanggal 1 Mei 1978.

PIQ mempunyai spesialisasi dan prioritas pengajaran Al-Quran. Hal ini erat kaitannya dengan sosok KH M Basori Alwi yang merupakan seorang intelektual Al-Quran dan juga pendiri Jamiyyatul Qurro wal Huffadz, suatu lembaga yang banyak melahirkan intelektual Al-Qur’an di Indonesia.

Hadirnya pesantren tersebut juga tak lepas dari faktor demografi masyarakat Singosari yang rata-rata pesantrennya bernuansakan Al-Quran. Sebagai pesantren yang lebih berkonsentrasi pada bidang Al-Qur’an, dengan metode pembelajarannya yang disebut dengan ‘Metode Jibril’, PIQ sering dijadikan objek comparative study dan penelitian oleh kalangan pesantren, universitas, dan lembaga-lembaga kajian lain.

Dalam perkembangannya, Bahasa Arab juga memperoleh porsi perhatian yang besar, sebagai media pengembangan wawasan berpikir dan alat untuk menganalisa keilmuan Islam klasik dan modern.

K For GAEKON