Gaduh Soal Izin Obat Ivermectin, Anggota DPR: Beri Waktu BPOM Selesaikan Uji Klinis

0

Gaduh Soal Izin Obat Ivermectin, Anggota DPR: Beri Waktu BPOM Selesaikan Uji KlinisGaekon.com – Izin obat Ivermectin untuk obat Covid-19 masih terus dipertanyakan oleh sejumlah pihak. Pasalnya, untuk keamanan dan efektivitasnya belum dipastikan secara detil.

Melansir dari CNN, Anggota Komisi IX DPR RI, Rahmad Handoyo, meminta kegaduhan terkait obat Ivermectin itu dihentikan. Pihaknya mengatakan bahwa Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) perlu waktu untuk menyelesaikan proses uji klinis.

“Sekarang BPOM lagi memberikan izin untuk uji klinis Ivermectin yang dilakukan di rumah sakit. Untuk mengeluarkan itu [EUA] harus berdasarkan hasil evaluasi bagaimana keamanan, efektivitas, risiko karena itu obat keras yang tidak diperuntukkan pemakaian sekali pakai, melainkan jangka panjang,” kata Handoyo.

Sebelumnya, BPOM sempat menyatakan resmi memberi izin penggunaan darurat delapan obat, termasuk Ivermectin, untuk terapi Covid-19. Meski demikian, Kepala BPOM Penny Lukito menyebut penggunaan Ivermectin ini tetap harus melalui pengawasan dokter.

Penny meluruskan informasi perihal pemberian izin penggunaan darurat Ivermectin. Hingga saat ini pihaknya belum menerbitkan EUA untuk Ivermectin.

“Belum ada EUA untuk Ivermectin karena uji klinik baru dimulai. Kalau Ivermectin adalah obat uji untuk pengobatan Covid-19,” kata Penny.

Penny mengatakan bahwa EUA obat terapi Covid-19 di Indonesia saat ini hanya diberikan kepada Remdesivir dan Favipiravir.

Penny menjelaskan, Surat Edaran (SE) Nomor PW.01.10.3.34.07.21.07 Tahun 2021 tentang Pelaksanaan Distribusi Obat dengan persetujuan Penggunaan Darurat (Emergency Use Authorization) itu merupakan edaran untuk distributor dan produsen obat yang digunakan pada pasien Covid-19.

Menurut Handoyo, BPOM tidak mungkin sudah mengeluarkan izin darurat Ivermectin saat ini karena belum menyelesaikan proses uji klinis.

“Dia baru keluarkan izin untuk uji klinis. Kalau belum selesai, tapi sudah dikeluarkan, jadi lucu nanti,” tuturnya.

D For GAEKON