Jalan-Jalan Dipinggir Pantai, Pelajar Di Sumut Tewas Tersambar Petir, Telinganya Sampai Keluarkan Darah

0

Jalan-Jalan Dipinggir Pantai, Pelajar Di Sumut Tewas Tersambar Petir, Telinganya Sampai Keluarkan DarahGaekon.com – Dua pelajar di Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara (Sumut) tersambar petir saat berada di pinggir pantai. Satu diantara mereka bahkan sampai meninggal dunia.

Melansir dari Liputan6, Kasubbag Humas Polres Tapteng, AKP Horas Gurning menerangkan bahwa dua pelajar itu adalah Adalagi Marojahan Silaban (18) dan Tika Situmeang (21). Horas mengatakan bahwa salah satu dari mereka dinyatakan meninggal dunia.

“Satu di antaranya meninggal dunia,” kata Horas.

Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu (9/1) sekitar pukul 15.45 WIB. Korban meninggal dunia akibat sambaran petir bernama Adalagi Marojahan Silaban. Sedangkan korban lainnya, Tika Situmeang, tertolong setelah ditolong oleh masyarakat setempat.

“Jadi, masyarakat sempat merendam tubuh korban selamat ke dalam lumpur,” jelasnya.

Horas menerangkan sebelum peristiwa nahas itu terjadi, kedua korban sedang jalan-jalan di lokasi kejadian. Jasad korban Adalagi Marojahan Silaban sudah diserahkan kepada pihak keluarga.

“Tika Situmeang kini masih dirawat di RSUD Pandan,” tandasnya.

Korban Ditemukan Sudah Meninggal Di Pinggir Pantai

Kejadian ini diketahui usai warga melihat Tika Situmeang berlari dari arah pantai menuju ke jalan raya Barus Sibolga dalam keadaan sempoyongan dan kebingungan.

Kemudian untuk korban Adalagi Marojahan Silaban ditemukan sudah dalam keadaan meninggal dunia di pinggir pantai. Korban ditemukan dalam kondisi tergeletak di dekat pohon dengan posisi terlentang. Dibagian dadanya terdapat luka bakar, sementara telinganya mengeluarkan darah. Baju dan celana korban juga sampai robek.

D For GAEKON