Jalin Hubungan Online, Cewek Ini Ditipu Pacarnya Hingga Rp 350 Juta

0

Jalin Hubungan Online, Cewek Ini Ditipu Pacarnya Hingga Rp 350 JutaGaekon.com – Tim Buser 77 Polres Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) berhasil meringkus TA (25) yang telah menipu Mahasiswi Kota Kedari RS (21) Sehingga mengalami kerugian Rp 350 Juta.

RS tak lain adalah pacar dunia maya TA. Pelaku berhasil diringkus dan diamankan pihak polisi pada Rabu (27/1). Kasat Reskrim Polres Kendari, AKP I Gede Pranata Wiguna menjelaskan, kasus penipuan dan penggelapan itu terjadi sejak 2019 lalu dan pelakunya adalah teman korban sendiri. Keduanya menjalin hubungan meskipun hanya melalui dunia maya.

“Jadi, komunikasi antara korban dan lelaki Ayut itu hanya melalui aplikasi WhatsApp saja. Korban dan Ayut ini berpacaran di dunia maya lah ceritanya,” ungkap Gede.

Pelaku kini diamankan di Polres Kendari dan telah ditetapkan sebagai tersangka penipuan dan penggelapan. Tersangka dijerat dengan Pasal 378 KUHP dan Pasal 372 KUHP.

Kasus penipuan ini berawal dari tahun 2019, ketika itu tersangka yang merupakan teman korban menyampaikan bahwa ada seorang lelaki kaya raya bernama Ayut yang menyukai korban. Tersangka kemudian menawarkan agar korban mau berkenalan dengan Ayut.

Setelah itu ia menyampaikan kepada korban jika Ayut sedang membutuhkan uang untuk usahanya. Korban kemudian setuju untuk membantu pacar dunia mayanya itu, dan menitipkan uang kepada tersangka TA.

Gede menjelaskan bahwa total uang yang diberikan korban kepada tersangka mencapai Rp 250 juta. Korban juga menyerahkan barang-barang berharga, diantaranya 4 unit laptop, 2 HP IPhone, 2 cincin emas 24 karat seberat 5 gram, dan 1 kamera merek Canon.

Karena mulai curiga, korban melaporkan kejadian tersebut ke Polres Kendari. Setelah diselidiki oleh polisi melalui nomor HP Ayut, ternyata Ayut yang selama ini berkomunikasi dengan korban sebenarnya adalah tersangka TA yang berpura-pura menjadi Ayut.

“Kalau ditotal, jumlah kerugian korban mencapai Rp 350 juta yang diberikan secara bertahap sejak 2019 sampai 2021,” terang Gede.

D For GAEKON