Jarang Komunikasi, Ibu Terduga Pelaku Bom Bunuh Diri Gereja Katedral Makassar Mengaku Kaget

0

Jarang Komunikasi, Ibu Terduga Pelaku Bom Bunuh Diri Gereja Katedral Makassar Mengaku KagetGaekon.com – Ibu kandung terduga pelaku bom bunuh diri di gereja Katedral Makassar, Sulawesi Selatan, berinisial EM mengaku kaget jika anaknya terlibat dalam aksi bom bunuh diri.

Seperti yang dilansir GAEKON dari Kumparan, Awalnya EM tidak percaya, namun semua berubah setelah ia melihat foto terduga pelaku di media sosial.

“Saya baru tahu tadi malam. Sebelumnya tidak ada tanda apa-apa. Biasa saja, meski memang jarang ketemu,” tuturnya.

EM merupakan ibu kandung terduga pelaku bom bunuh diri perempuan berinisial YSF. EM mengatakan bahwa anak perempuannya berjualan makanan bersama suaminya L.

“Kesehariannya cuma jual makanan,” kata EM saat ditemui di RS Bhayangkara, Senin (29/3).

Menurut EM, L bertugas membawakan makanan kepada orang yang memesan atau pembeli.

“Suaminya itu yang mengantar makanan ke pembeli,” ucap dia.

EM menerangkan, anaknya menikah sekitar tujuh bulan lalu dengan L.

Setelah menikah, ia jarang bertemu dan menjalin komunikasi dengan anak perempuannya. Sehingga ia tidak mengetahui aktivitas YSF selain jualan makanan di media sosial.

“Jarang ketemu selama sudah menikah. Biasanya datang ke rumah, tapi memang jarang ketemu,” kata dia.

EM mendatangi RS Bhayangkara Makassar atas perintah polisi. Ia bersama keluarga L akan melakukan pemeriksaan dan sampel DNA.

Sebelumnya, polisi mengungkap identitas dua pelaku bom bunuh diri di gereja Katedral Makassar, Sulawesi Selatan, pada Minggu (29/3).

Mereka adalah pasangan suami istri yakni berinisial L dan YSF. L adalah laki-laki sementara YSF merupakan perempuan.

D For GAEKON