Jauh Dari Kata Manfaat, Anggota DPRD DKI Jakarta Tak Setuju Pemprov Bangun Tugu Sepeda

0

Jauh Dari Kata Manfaat, Anggota DPRD DKI Jakarta Tak Setuju Pemprov Bangun Tugu SepedaGaekon.com – Pembangunan Tugu Sepeda di Jalan Sudirman-Thamrin Menurut Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Eneng Milianasari tidak begitu penting. Pasalnya pembangunan tugu tersebut secara fungsi dirasa jauh dari kata bermanfaat.

“Bangunan monumen tugu sepeda itu tidak penting untuk dilakukan. Menurut saya Pemprov DKI itu kurang peka dengan kebutuhan pesepeda,” kata Eneng.

Seperti yang dilansir GAEKON dari Kompas, Eneng mengatakan, jumlah pengguna sepeda di jalanan Ibu Kota semakin bertambah.

Menurutnya, Pemprov DKI seharusnya tidak lagi main-main dengan proyek jalur sepeda permanen yang molor dan malah membangun tugu sepeda.

Eneng mengatakan bahwa meningkatkan pengguna sepeda ini seharusnya dibarengi dengan keselamatan para pesepeda.

“Betul ada fakta yang menyebutkan tingkat pesepeda di Jakarta naik 10 kali lipat, tapi kita juga jangan menutup mata bahwa tingkat kecelakaan pesepeda di Jakarta juga meningkat,” jelasnya.

Maka dari itu, menurut Eneng sangat penting infrastruktur keamanan terkait jalur sepeda segera diwujudkan, bukan malah membuat tugu di pinggir jalan untuk jadi tempat swafoto.

“Anggaran tugu roda sepeda ini akan lebih bermanfaat jika digunakan untuk membangun infrastruktur yang aman dan nyaman bagi keselamatan pesepeda. Pemprov harus serius dalam mengelola anggaran, jangan program-program gimick semata,” tambahnya.

Sebelumnya, Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan bahwa pembangunan Tugu atau prasasti sepeda untuk dijadikan tempat selfie atau swafoto kaum milenial.

Anggaran pembangunan tugu senilai Rp 800 juta itu merupakan penghargaan untuk seniman dan konsultan yang sudah bersusah payah mewujudkan hal tersebut.

Menurut Riza, tugu sepeda tersebut dibangun sebagai penanda bahwa DKI Jakarta ingin sepeda tak lagi menjadi alat olahraga saja tetapi juga sebagai alat rekreasi dan alat transportasi.

D For GAEKON