Jelang Pilkada Khofifah Kumpulkan Seluruh Kepala Daerah di Jatim

0

Jelang Pilkada Khofifah Kumpulkan Seluruh Kepala Daerah di JatimGaekon.com – Pada hari Jumat (11/9/2020), Gubernur Khofifah bersama Kapolda Jatim dan Pangdam V Brawijaya mengumpulkan seluruh kepala daerah berserta kapolres dan dandim kabupaten kota di Jatim, di Kota Batu. Dalam acara tersebut, dirinya membahas pilkada yang segera dihadapi di tengah pandemi menjadi fokus dan perhatian bersama.

Hal pertama yang perlu disorot adalah kewaspadaan bersama terhadap potensi penularan COVID-19 dan yang kedua mengenai pemulihan ekonomi.

“Tadi Pak Kapolda sudah menyampaikan dalam waktu dekat akan ada pilkada, lalu juga akan ada liga satu. Jadi Presiden menyampaikan kekhawatiran kalau tidak dikendalikan dengan baik ditakutkan akan ada klaster pilkada, klaster perkantoran, klaster keluarga, maka ini adalah upaya kita melakukan revitalisasi dari seluruh proses yang kita lakukan,” kata Khofifah.

Dirinya meminta kepada seluruh kepala daerah bupati, walikota, dan juga para Dandim, Kapolres, hingga Danrem untuk bersama-sama melakukan sinergi dan saling bekerjasama untuk mengendalikan COVID- 19. Menurutnya, pandemi dan perekonomian harus dapat dikendalikan dan digerakan secara bersamaan.

“Makanya di closing statement kepada bupati walikota tadi saya tegaskan agar semua pemda mendorong realisasi anggaran. Tolong di cek semuanya. Beberapa daerah ada yang realisasinya relatif rendah ini pun sudah pernah kita lakukan pertemuan, sama formatnya seperti ini,” tegas Khofifah.

Pasalnya, serapan APBD pemkab pemkot di Jatim saat ini masih di bawah 60 persen. Bahkan ada yang 50 persen. Seharusnya lebih dari 60 persen idealnya. Sehingga di kondisi pandemi seperti ini, yang diharapkan menjadi spending pendanaan adalah dana-dana dari pemerintah.

Oleh karena itu, percepatan realisasi anggaran dengan tetap menjaga ketepatan dan akuntabilitas dari penggunaan anggaran harus dilakukan. Sama halnya dengan pilkada, pada saat tanggal 9 Desember 2020 nanti, nantinya akan ada sebanyak 19 daerah di Jatim yang menggelar pilkada serentak. Jumlah tersebut setidaknya mencakup l 50 persen dari total penduduk pemilik di Jatim.

“Namun sampai saat ini saya belum melihat belanja paslon apakah itu atribut atau kelengkapan kampanye yang misalnya berbentuk masker atau apa yang menggandeng UMKM kita, padahal momen pilkada ini menjadi momen yang mampu menjadi tools pemulihan ekonomi kita,” tegas Khofifah.

Z For GAEKON