Jokowi Resmi Batalkan Dan Cabut Vaksin Covid-19 Berbayar

0

Jokowi Resmi Batalkan Dan Cabut Vaksin Covid-19 BerbayarGaekon.com – Presiden Joko Widodo resmi membatalkan rencana Vaksin Covid-19 berbayar untuk individu yang diselenggarakan PT Kimia Farma (Persero). Pihaknya menegaskan bahwa seperti komitmen awal, Vaksin Covid-19 untuk rakyat gratis.

Seperti yang dilansir GAEKON dari Kumparan, Sekretaris Kabinet, Pramono Anung melalui akun Setpres, mengatakan bahwa Jokowi akan membatalkan dan mencabut vaksin berbayar tersebut.

“Setelah mendapatkan masukan dan juga respons dari masyarakat, Presiden telah memberikan arahan dengan tegas untuk vaksin berbayar yang rencananya disalurkan melalui Kimia Farma semuanya dibatalkan dan dicabut,” terang Pramono.

Pramono menyebut distribusi Vaksin Gotong Royong tetap melalui perusahaan. Dengan kata lain, perusahaan yang akan membayar, bukan karyawan.

“Sehingga dengan demikian mekanisme untuk seluruh vaksin, baik itu yang gotong royong maupun yang sekarang mekanisme sudah berjalan, digratiskan oleh pemerintah,” ucapnya.

Pramono mengatakan bahwa Jokowi berpesan agar seluruh anggota Kabinet Indonesia Maju memiliki rasa peka di tengah PPKM darurat.

Sebelumnya, Rencana vaksin berbayar muncul dalam rapat Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-PEN) bersama Kemenkes pada 26 Juni. Rapat itu membahas vaksinasi Gotong Royong (VGR) oleh perusahaan yang praktiknya berjalan lambat dari target.

Menkes, Budi Gunadi mengatakan, Menko Perekonomian sekaligus Ketua KPC-PEN, Airlangga Hartarto, melihat potensi VGR berbayar bagi individu memungkinkan dilakukan.

Budi Gunadi menandatangani Peraturan Menkes Nomor 19 Tahun 2021 pada 5 Juli. Inti Permenkes 19/2021 yakni mengubah ketentuan VGR tak lagi hanya untuk perusahaan, melainkan termasuk pula individu. Hal itu tercantum di Pasal 1 angka 5 Permenkes 19/2021 yang berbunyi:

Vaksinasi Gotong Royong adalah pelaksanaan vaksinasi COVID-19 kepada individu/orang perorangan yang pendanaannya dibebankan kepada yang bersangkutan, atau pelaksanaan vaksinasi COVID-19 kepada karyawan/karyawati, keluarga atau individu lain terkait dalam keluarga yang pendanaannya ditanggung atau dibebankan pada badan hukum/badan usaha.

Vaksin Covid-19 Berbayar Sudah Sempat Disosialisasikan

Kimia Farma mulai melakukan sosialisasi vaksin berbayar bagi individu pada 10 Juli. Harga 2 dosis vaksinasi termasuk tarif vaksinasi total Rp 879.140.

Kimia Farma saat itu sudah menyiapkan 8 klinik yang tersebar di 6 kota untuk pelaksanaan VGR bagi individu yang secara resmi dimulai pada 12 Juli.

Namun, Rencana VGR bagi individu melalui Kimia Farma tersebut langsung mendapat reaksi keras dari sejumlah pihak. Setelah diprotes sejumlah pihak, Kimia Farma memutuskan menunda VGR bagi individu.

Budi Gunadi menyatakan VGR bagi individu merupakan salah satu opsi bagi masyarakat yang ingin segera mendapatkan vaksinasi. Budi mengatakan alasan pemerintah memperluas akses vaksin berbayar bagi individu karena banyak pengusaha yang sudah melakukan kegiatan, namun belum dapat akses vaksin gotong royong dari KADIN.

Selain itu banyak warga negara asing yang sudah tinggal atau berusaha di Indonesia, baik di bidang seni, kuliner dan lainnya, bisa mendapatkan akses vaksinasi dengan adanya vaksin berbayar tersebut.

D For GAEKON