Jokowi Berikan Uang Penghargaan Rp 580 Juta Untuk Wamen, Faldo Maldini: Ini Tidak Ujug-Ujug, Sudah Lama Dipersiapkan

0

Jokowi Berikan Uang Penghargaan Rp 580 Juta Untuk Wamen, Faldo Maldini: Ini Tidak Ujug-Ujug, Sudah Lama DipersiapkanGaekon.com – Presiden Joko Widodo memberikan uang penghargaan bagi wakil menteri (wamen) yang telah purnatugas. Besaran uang yang diberikan senilai Rp 580 juta untuk satu periode masa jabatan.

Seperti yang dilansir GAEKON dari Kompas, Jokowi sebelumnya menerbitkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 77 Tahun 2021 tentang Wakil Menteri.

Berdasarkan laman resmi Sekretariat Negara, Perpres Nomor 77 Tahun 2021 diteken presiden pada 19 Agustus 2021. Aturan itu merupakan bentuk perubahan kedua atas Perpres Nomor 60 Tahun 2012.

Uang Penghargaan Wamen Paling Banyak 580 Juta

Melalui Perpres Nomor 77 Tahun 2021 presiden menetapkan uang penghargaan bagi wakil menteri yang telah berakhir masa jabatannya. Besaran uang yang diberikan senilai Rp 580 juta untuk satu periode masa jabatan.

“Wakil Menteri apabila berhenti atau telah berakhir masa jabatannya diberikan uang penghargaan sebagai Wakil Menteri sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan,” demikian bunyi Pasal 8 Ayat (1) Perpes).

“Uang penghargaan bagi Wakil Menteri sebagaimana dimaksud pada ayat (1) paling banyak sebesar Rp 580.454.000,00 untuk 1 periode masa jabatan Wakil Menteri,” bunyi Ayat (2) pasal yang sama.

Ketentuan tersebut merupakan bentuk perubahan Pasal 8 dari aturan yang lama atau Perpres Nomor 60 Tahun 2012.

Pada perpres terdahulu disebutkan bahwa wakil menteri yang telah berakhir masa jabatannya tidak diberikan hak pensiun atau pesangon.

Menanggapi hal ini, Staf Khusus Menteri Sekretaris Negara, Faldo Maldini mengatakan bahwa keputusan Jokowi memberikan uang penghargaan tersebut bukan tanpa alasan. Uang tersebut merupakan bentuk apresiasi untuk para wakil menteri yang telah mengabdi.

“Ini apresiasi buat orang yang sudah mengurusi jutaan rakyat Indonesia,” kata Faldo.

Uang penghargaan itu diberikan untuk seluruh wakil menteri, termasuk yang menjabat pada kabinet sebelumnya. Besaran uang yang diterima berbeda sesuai lama menjabat. Jika penerima sudah meninggal, maka bonus sesuai masa pengabdian diberikan kepada ahli waris.

Faldo mengeklaim bahwa pemerintah menghargai pro kontra masyarakat terkait hal ini. Namun demikian, ia mengatakan, uang penghargaan tersebut sudah selayaknya diberikan.

“Kami hormati dan hargai berbagai pandangan. Yang jelas, ini tidak ujug-ujug, memang sudah lama dipersiapkan. Apresiasi ini sudah selayaknyalah. Yang tidak sensitif, kalau lari dari tanggung jawab,” Ungkapnya.

D For GAEKON