Jokowi Minta Bukti Dugaan Pelanggaran HAM Terkait Kasus Kematian 6 Anggota Laskar FPI

0

Jokowi Minta Bukti Dugaan Pelanggaran HAM Terkait Kasus Kematian 6 Anggota Laskar FPIGaekon.com – Presiden Joko Widodo tak ingin kasus kematian 6 anggota Laskar FPI hanya berdasarkan keyakinan, bukan bukti.

Seperti yang dilansir GAEKON dari CNN, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD mengatakan bahwa Jokowi meminta bukti dugaan pelanggaran HAM terkait kasus kematian 6 anggota Laskar FPI di KM 50 Tol Cikampek.

“Saya katakan pemerintah terbuka, kalau ada bukti pelanggaran HAM berat mana? Sampaikan sekarang, atau nanti menyusul kepada presiden, bukti bukan keyakinan,” kata Mahfud dalam jumpa pers, Selasa (9/3).

Jokowi meminta Komnas HAM bekerja independen dalam mengungkap kasus penembakan 6 anggota Laskar FPI tersebut. Komnas HAM juga telah memberikan laporan dan empat rekomendasi.

“Empat rekomendasi sepenuhnya sudah disampaikan kepada presiden agar diproses secara transparan adil dan bisa dinilai oleh publik, yaitu temuan Komnas HAM yang terjadi di Cikampek, Tol Cikampek KM 50,” terangnya.

Jokowi sebelumnya telah bertemu dengan tujuh anggota Tim Pengawal Peristiwa Pembunuhan (TP3). Dalam pertemuan itu, mereka meminta kepada Jokowi agar membawa kasus penembakan yang menewaskan 6 laskar FPI itu ke Pengadilan HAM.

Ketujuh anggota TP3 itu diantaranya Amien Rais, Abdullah Hehamahua, Marwan Batubara, Muhyiddin Junaidi, dan tiga orang lainnya.

D For GAEKON