Jokowi Minta Kasus Baku Tembak Pengawal Habib Rizieq Segera Dirampungkan

0

Jokowi Minta Kasus Baku Tembak Pengawal Habib Rizieq Segera DirampungkanGaekon.com – Menko Polhukam, Mahfud MD mengatakan bahwa Presiden Jokowi meminta agar kasus baku tembak pengawal Habib Rizieq dengan kepolisian segera dirampungkan. Hal ini untuk membuka secara terang terkait peristiwa tersebut.

Seperti yang dilansir GAEKON dari Kumparan, Mahfud memastikan bahwa laporan Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) terkait penyelidikan kasus baku tembak pengawal Habib Rizieq dengan kepolisian telah dikirim Polri.

“Laporan Komnas HAM sudah dikirim ke Polri secara resmi untuk ditindaklanjuti,” Kata Mahfud.

Dari penyerahan laporan tersebut, Mahfud mengatakan bahwa Presiden Jokowi meminta agar perkara itu dapat segera dirampungkan.

“Presiden meminta agar kasus tersebut dibawa ke proses hukum secara adil dan transparan sesuai dengan temuan dan rekomendasi Komnas HAM,” tambah Mahfud.

Meski bukan masuk ke dalam kategori pelanggaran HAM berat, Namun Tim Penyelidik Komnas HAM tetap menemukan adanya pelanggaran HAM, Karena adanya nyawa yang hilang dalam peristiwa penembakan tersebut.

Laporan tersebut menurut Mahfud resmi disampaikan pemerintah kepada Polri pada tanggal 22 Januari 2021.

Hasil investigasi sebelumnya terkait peristiwa kematian enam Laskar FPI yang terjadi di Tol Jakarta-Cikampek, telah diumumkan oleh Komnas HAM. Pihaknya mengatakan bahwa enam orang tersebut meninggal dunia dalam dua peristiwa yang berbeda.

Kejadian pertama, insiden sepanjang Jalan Internasional Karawang Barat sampai diduga mencapai KM 49 Tol Cikampek yang menewaskan dua orang Laskar FPI. Sementara kejadian kedua, terjadi di sekitar KM 50 terhadap empat orang Laskar FPI.

Inti hasil penyelidikan menurut Ketua Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik adalah adanya upaya pengawal Habib Rizieq menunggu polisi sehingga berakhir dengan baku tembak yang menewaskan 2 pengawal.

Taufan juga menyampaikan adanya dugaan pelanggaran HAM atas tewasnya 4 orang pengawal Rizieq lainnya dalam insiden 7 Desember 2020 lalu.

D For GAEKON