Lamongan – Kades cantik di Lamongan, Angely Emitasari mulai menunjukkan gebrakan baru untuk warganya. Mantan pedangdut yang kini menjabat Kepala Desa Kedungkumpul itu bahkan turun langsung untuk mengatur warganya.

Seperti diketahui, Angely Emitasari sempat menjadi sorotan setelah menang di ajang pilkades yang diadakan di Desa Kedungkempul, Kecamatan Sukorame, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur. Dia telah dilantik bersama 269 kepala desa lain yang memenangi pilkades, Kamis (7/11). Saat itu, dirinya yang mempunya nama panggung Angel Emitasari menjadi perhatian banyak undangan, termasuk para kades.

Angely Emitasari juga pernah diundang di acara “Hotman Paris Show” episode Rabu (20/11). Lama tak terdengar kabarnya, kini Angely Emitasari kembali jadi sorotan setelah menunjukkan gebrakan barunya untuk Desa Kedungkempul, yakni membuat pengurusan KTP elektronik, Kartu Keluarga dan Kartu Identitas Anak (KIA) secara massal di desanya.

Hal ini membuat antusiasme warga begitu tinggi ketika Angely membuka layanan pengurusan surat kependudukan secara massal di balai desa. Bahkan, pengurusan data kependudukan yang berlangsung di Balai Desa Kedungkumpul ini sempat nyaris ricuh dikarenakan ratusan warga berdesakan dan terus saling dorong berebut nomor urut.

Menurut Angely, dirinya sengaja mendatangkan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Lamongan ke desanya untuk memberikan kemudahan pelayanan pada masyarakatnya. Sukorame adalah wilayah Lamongan yang paling ujung barat berbatasan dengan Kecamatan Kedungadem Bojonegoro.

Lokasi yang terletak jauh dari pusat kota Lamongan, membuat warga banyak yang tak tertib mengurus administrasi kependudukan. “Kita datangkan Dispendukcapil Lamongan ke Balai Desa Kedungkumpul mengingat banyak warga yang tidak tertib administrasi kependudukan karena jauhnya jarak Desa Kedungkumpul dengan Kabupaten,” kata Angely kepada GAEKON.

Angely bahkan sempat turun menemui warganya meminta warganya untuk bersabar dan menunggu antrian lantaran begitu banyaknya warga yang mengurus data kependudukan. Antrian warga didominasi oleh kaum hawa itupun bisa normal dan tak berebut setelah Angely angkat bicara. “Ibu-ibu, mari, silahkan duduk dulu, sambil nunggu antrian,” kata Angely.
Angely berencana untuk mendatangkan kembali petugas dari Dispendukcapil Lamongan ke desanya setelah melihat begitu tingginya animo masyarakat Desa Kedungkumpul untuk mendapatkan materiil administari kependudukan, “Ya kami datangkan lagi agar lebih banyak warga yang bisa terlayani dan membantu warga untuk mempermudah pengurusan syarat-syarat administrasi,” ungkapnya.

Ia juga berencana untuk mendatangkan beberapa dinas atau instansi lain yang berkaitan langsung dengan masyarakat. Ia juga merasa bangga, karena ada kesadaran untuk memiliki bukti fusik administrai kependudukan di warganya. “Alhamdulillah warga saya sadar akan arti pentingnya administrasi kependudukan,” katanya.

Nantinya, ia berharap bisa kembali mendatangkan petugas yang berhubungan langsung dengan pelayanan pada masyarakat. ” Secepat mengkin kita hadirkan kembali. Dan sudah kita musyawarahkan di internal perangkat desa,” katanya.

Salah satu warga Desa Kedungkumpul Juwita Sari mengaku sangat merasakan manfaat dan terbantu dengan layanan jemput bola yang dilakukan Dispendukcapil Lamongan ini. Jika tidak ada kesempatan seperti ini, Juwita mengaku untuk mengurus surat-surat dokumen kependudukan ke kota jaraknya cukup jauh, mengingat jarak Sukorame dengan pusat pemerintahan sangat jauh, sejauh 65 kilomater. “Alhamdulillah bu kades mendatangkan petugas,” kata Juwita pada GAEKON.

Baca juga : HPN 2020, Lamongan Ajak Perangi Hoax, Khidmat di Banyuwangi

W For GAEKON

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here