Kapal Korsel Ditahan Iran, Dua ABK WNI Ikut Tertahan

0

Kapal Korsel Ditahan Iran, Dua ABK WNI Ikut TertahanGaekon.com – Kapal tanker kimia berbendera Korea Selatan, Hankook Chemk ditahan otoritas Iran. Penahanan itu terkait penyitaan yang terjadi di Selat Hormuz, Teluk Persia, pada awal pekan ini. Akibatnya, dua ABK WNI di kapal itu juga ikut ditahan pihak berwenang.

Kedutaan Besar RI di Teheran mengatakan telah melayangkan nota diplomatik kepada Kementerian Luar Negeri Iran mengenai permintaan klarifikasi terkait keberadaan kedua WNI ABK tersebut.

“KBRI Teheran akan terus melakukan koordinasi dengan berbagai pihak di Iran terkait keberadaan dan kondisi dua orang WNI ABK Hankook Chemi, kapal berbendera Korea Selatan yang ditahan oleh otoritas Iran,” bunyi pernyataan KBRI di Teheran pada Selasa (5/1).

KBRI Teheran juga telah meminta akses kekonsuleran untuk bisa berkomunikasi dengan kedua ABK tersebut.

Selain WNI, Hankook Chemi turut mengangkut ABK yang berasal dari Korea Selatan, Vietnam, dan Myanmar. Namun, tidak disebutkan berapa jumlah awak kapal yang ditahan.

“Kementerian Luar Negeri Iran menyampaikan bahwa pihaknya telah mengunjungi kapal MT Hankook Chemi dan menyatakan seluruh kru termasuk kedua WNI ABK saat ini berada dalam kondisi baik dan sehat,” kata KBRI Teheran.

Korps Pengawal Revolusi Iran menangkap Hankook Chemi di Teluk Persia pada Senin (4/1). Kantor berita Fars melaporkan kapal tanker itu disita karena dianggap ‘mencemari teluk dengan bahan kimia’.

Penyitaan ini terjadi di tengah ketegangan Iran dan Korsel setelah Seoul membekukan akses sejumlah aset Iran yang tersimpan di beberapa bank Negeri Ginseng.

Pembekuan aset dilakukan Korsel menuruti sanksi yang dijatuhkan Amerika Serikat terhadap Iran. Sejumlah foto yang dirilis media Iran memperlihatkan kapal tanker Hankook Chemi yang disebut membawa 7.200 ton etanol itu.

Saat ini kapal tersebut ditahan di kota pelabuhan Bandar Abbas, Iran. Pihak otoritas Iran belum memberikan komentar atas penangkapan tersebut.

Korea Selatan juga berencana mengirimkan delegasi ke Teheran untuk menyelesaikan masalah ini.

Sementara itu, surat kabar Iran, Times, melaporkan Iran berharap bisa melakukan barter dengan Korsel soal pembebasan kapal tanker ini. Iran menginginkan dana yang dibekukan Korea Selatan bisa ditukar dengan dosis vaksin virus corona dan komoditas lain.

K For GAEKON