Kasasi Ditolak, Irjen Napoleon Bonaparte Tetap Jalani Vonis 4 Tahun Penjara

0

Kasasi Ditolak, Irjen Napoleon Bonaparte Tetap Jalani Vonis 4 Tahun PenjaraGaekon.com – Mahkamah Agung (MA) menolak kasasi yang diajukan Irjen Napoleon Bonaparte.

“Amar putusan, JPU dan terdakwa tolak,” demikian termuat dalam laman Mahkamah Agung.

Melansir dari Suaralampung, Irjen Napoleon Bonaparte mengajukan kasasi dalam perkara penerimaan suap dari terpidana kasus korupsi “cessie” Bank Bali Djoko Tjandra.

Vonis kasasi itu diputuskan pada 3 November 2021 oleh majelis hakim Suhadi selaku ketua dengan hakim anggota Eddy Army dan Ansori. Dengan putusan tersebut, Napoleon tetap harus menjalani vonis 4 tahun penjara ditambah denda Rp100 juta subsider 6 bulan kurungan.

Sebelumnya, pada 10 Maret 2021, Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta menyatakan Napoleon Bonaparte terbukti menerima suap 370 ribu dolar AS (sekitar Rp5,137 miliar) dan 200 ribu dolar Singapura (sekitar Rp2,1 miliar) dari terpidana kasus korupsi “cessie” Bank Bali Djoko Tjandra.

Suap diberikan melalui teman Djoko Tjandra yaitu pengusaha Tommy Sumardi agar Napoleon Bonaparte membantu proses penghapusan nama Djoko Tjandra dari Daftar Pencarian Orang (DPO) yang dicatatkan di Direktorat Jenderal Imigrasi.

Sejumlah pihak telah dijatuhi vonis, yaitu Mantan Kepala Biro Koordinasi dan Pengawasan (Kakorwas) Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Bareskrim Polri Brigjen Prasetijo Utomo divonis 3,5 tahun penjara; Djoko Tjandra divonis 3,5 tahun penjara berdasarkan putusan banding Pengadilan Tinggi Jakarta dari sebelumnya 4,5 tahun penjara.

Kemudia jaksa Pinangki Sirna Malasari divonis 4 tahun penjara berdasarkan putusan banding Pengadilan Tinggi Jakarta dari tadinya 10 tahun penjara dan Andi Irfan Jaya yang merupakan rekan Pinangki dijatuhi vonis 6 tahun penjara.

D For GAEKON