Bikin Merinding, Kasus Covid-19 Di Indonesia Mendekati Populasi Kota Yogyakarta

0

Bikin Merinding, Kasus Covid-19 Di Indonesia Mendekati Populasi Kota YogyakartaGaekon.com – Semakin membuat merinding, kian hari kasus Covid-19 di Indonesia semakin mengkhawatirkan. Saat ini angka kasus Covid-19 sudah mencapai lebih dari 324 ribu orang.

Bahkan jumlah itu dinilai mendekati populasi Kota Yogyakarta yang berjumlah sekitar 422 ribu jiwa. Juru Bicara Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Jodi Mahardi mengatakan bahwa jumlah tersebut juga bisa memenuhi kapasitas kawasan Monas.

“Kasus aktif yang sedang kita tangani mencapai lebih dari 324 ribu. Begitu banyak jumlah pasien Covid-19 sekarang. Ini bisa memenuhi kapasitas kawasan Monas, Bapak-Ibu, dan sudah mendekati jumlah penduduk kota Yogyakarta,” Kata Jodi.

Jodi menyampaikan, Presiden Joko Widodo meminta pergerakan masyarakat harus ditekan. Menurutnya, selama PPKM Darurat diberlakukan, indeks pergerakan masyarakat atau mobility index harus turun sampai 50 persen.

Maka dari itu, pemerintah meminta agar setiap perusahaan menaati ketentuan PPKM Darurat, yakni sektor non esensial wajib 100 persen work from home (WFH), dan sektor esensial wajib 50 persen WFH.

Jodi mengatakan, kebijakan PPKM Darurat ini harus berhasil. Pasalnya, hal ini adalah tindakan kemanusiaan, menyangkut penyelamatan nyawa orang, nyawa kita, keluarga dan lingkungan.

Kasus Covid-19 Cetak Rekor

Penambahan kasus baru harian lagi-lagi juga mencetak rekor, yakni lebih dari 31 ribu orang.

“Kita tidak dalam situasi normal. Hari ini saja 31.000 lebih saudara kita baru terkonfirmasi positif Covid-19, dan 728 orang meninggal dunia dalam satu hari,” tutur Jodi.

Dalam upaya menanggulangi peningkatan kasus dan meningkatnya tingkat keterisian tempat tidur atau bed occupancy rate (BOR), pemerintah kini membangun RS darurat. Bahkan pemerintah juga terus mengoptimalkan pasokan obat dan oksigen.

“Pemerintah akan memastikan jumlah pasukan obat-obatan dan alat kesehatan dalam keadaan aman. Rantai suplai dan distribusi dioptimalkan agar tidak ada kendala pemenuhan kebutuhan di lapangan. Pemerintah terus berupaya memastikan ketersediaan tabung oksigen,” katanya.

D For GAEKON