Kasus Covid-19 Meningkat, Mendikbud Nadiem Tiadakan UN Dan Ujian Kesetaraan

0

Mendikbud NadiemGaekon.com – Ujian nasional (UN) dan ujian kesetaraan di tahun 2021 rencananya akan ditiadakan. Keputusan tersebut ditandatangani langsung oleh Mendikbud Nadiem Makarim pada 1 Februari 2021.

Seperti yang dilansir GAEKON dari Kompas, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) memutuskan hal itu sesuai dengan SE Mendikbud Nomor 1 Tahun 2021 tentang Peniadaan Ujian Nasional dan Ujian Kesetaraan serta Pelaksanaan Ujian Sekolah dalam Masa Darurat Penyebaran Covid-19.

Pembuatan SE itu ditujukan kepada gubernur, bupati, dan wali kota di seluruh Indonesia. Menurut Nadiem, peniadaan Ujian Nasional dan Ujian Kesetaraan itu berkaitan dengan semakin meningkatnya kasus Covid-19.

“Keputusan meniadakan UN dan ujian kesetaraan, karena berkenaan dengan penyebaran Covid-19 yang semakin meningkat,” kata Nadiem.

Ada tiga hal yang menjadi persyaratan kelulusan siswa dari sekolah. Siswa harus menyelesaikan program pembelajaran di masa pandemi Covid-19 yang dibuktikan dengan rapor tiap semester. Setelah itu siswa memperoleh nilai sikap/perilaku minimal baik.

Selanjutnya, siswa harus mengikuti ujian yang diselenggarakan oleh sekolah. Ujian yang diselenggarakan sekolah sebagai penentu kelulusan siswa bisa dilaksanakan dalam bentuk portofolio, penugasan, tes luring atau daring, dan bentuk kegiatan penilaian lain yang ditetapkan sekolah.

“Ketentuan itu berlaku juga untuk ujian sekolah yang berfungsi sebagai ujian kenaikan kelas,” ungkap Nadiem.

Nadiem mengatakan, sekolah dapat menyelenggarakan ujian akhir semester (UAS) yang dirancang untuk mendorong aktivitas belajar yang bermakna. Khusus untuk jenjang sekolah menengah kejuruan (SMK), siswanya bisa mengikuti uji kompetensi keahlian (UKK) sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Menurut Nadiem perlu dilakukan langkah responsif yang mengutamakan keselamatan dan kesehatan lahir dan batin siswa, guru, dan tenaga kependidikan.

Dengan ditiadakannya ujian nasional dan ujian kesetaraan tahun 2021, maka keduanya tidak menjadi syarat kelulusan atau seleksi masuk ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi.

D For GAEKON