Kasus Covid-19 Tembus 1.000, Tempat Isolasi Dan Ruang ICU RS Di Semarang Mulai Penuh

0

Kasus Covid-19 Tembus 1.000, Tempat Isolasi Dan Ruang ICU RS Di Semarang Mulai PenuhGaekon.com – Kasus harian Covid-19 di Semarang, Jawa Tengah tembus hingga 1.000 kasus. Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi mengatakan, lonjakan harian mulai terjadi sepekan terakhir.

Seperti yang dilansir GAEKON dari CNN, Tempat isolasi dan ruang ICU rumah sakit di Semarang mulai penuh seiring penambahan pasien rujukan dari luar daerah.

Menurut Hendrar, lonjakan kasus ini sejak banyak pasien covid-19 dari sejumlah daerah dirujuk ke RS di Semarang. Akhirnya, tempat isolasi di rumah dinas wali kota dan ruang ICU RS Wongsonegoro Semarang pun penuh.

“Ini kita mulai waspada, antisipasi penularan masif. Memang ada lonjakan kasus harian yang dipicu dari rujukan pasien luar daerah seperti Kudus, Demak dan Jepara masuk ke sini. Di area dalam kota sendiri memang ada kenaikan sehingga hari ini sudah mencapai 1.000 kasus aktif,” terang Hendrar.

Hendrar membeberkan, penularan covid-19 di Semarang masih banyak terjadi di klaster keluarga lantaran salah satu anggota keluarga tertular di tempat bekerja dan tidak merasakan gejala sehingga beraktivitas di rumah dengan biasa saja.

Sebagai langkah antisipasi lonjakan masif, Pemkot Semarang menggencarkan vaksinasi dan memperketat penerapan PPKM mikro dengan membatasi kegiatan usaha sampai pukul 23.00 WIB mulai Senin (7/6).

Hendrar menuturkan, Pemkot Semarang akan membuka kembali Asrama Haji Islamic Centre Manyaran dan gedung Diklat Ketileng sebagai tempat isolasi. Sementara untuk fasilitas kesehatan, pihaknya akan melibatkan RS milik polri hingga swasta.

“Ya kita kerahkan dan libatkan semua. Isolasi kita tambah buka lagi di Islamic Centre dan Diklat. Kemudian untuk RS, kita koordinasi dan sinergi dengan milik Polri, TNI, dan swasta”, ujar Hendrar.

D For GAEKON