Kasus DNA Pro, 5 Publik Figur Termasuk Lesty Kejora Akan Diperiksa Pekan Ini

0

Kasus DNA Pro, 5 Publik Figur Termasuk Lesty Kejora Akan Diperiksa Pekan IniGaekon.com – Kasus dugaan penipuan investasi skema robot trading DNA Pro masih terus berlanjut. Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri menjadwalkan pemeriksaan terhadap lima publik figur pekan ini.

Melansir dari CNN, kelima publik figur tersebut adalah musisi Marcello Tahitoe alias Ello, Billy Syahputra, DJ Una, Muhammad Devirzha alias Virzha hingga pasangan Rizky Billar dan Lesty Kejora.

“(Pemeriksaan) Yang jelas ada beberapa publik figur,” kata Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabagpenum) Polri Kombes Gatot Repli Handoko.

Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri Brigjen Whisnu Hermawan menjelaskan bahwa pemeriksaan terhadap publik figur dilakukan guna mendalami aliran dana berkaitan dengan kasus DNA Pro.

Meski demikian, belum diketahui lebih lanjut mengenai materi pemeriksaan yang akan didalami terhadap para publik figur itu.

Pemeriksaan akan dilakukan mulai Senin (18/4). Ello akan diperiksa pada Senin (18/4), Sementara, Billy akan diperiksa polisi pada Selasa (19/4).

Pemeriksaan terhadap pasangan Rizky Billar dan Lesty Kejora akan dilakukan pada Rabu (20/4). Esok harinya polisi akan memanggil DJ Una dan terakhir pemeriksaan terhadap musikus Virzha pada Jumat (22/4).

Dalam kasus ini, polisi sudah menetapkan 12 tersangka terkait kasus investasi bodong DNA Pro. Enam orang saat ini sudah ditahan. Sementara, enam lainnya masih dalam daftar pencarian orang (DPO) alias buron.

Sebelumnya, Polisi telah memeriksa Ivan Gunawan terkait kasus DNA Pro pada Kamis (14/4). Bareskrim menyebut bahwa Ivan berperan sebagai brand ambassador aplikasi itu. Ia menerima kontrak untuk mempromosikan DNA Pro sebesar Rp1 miliar.

Kasubdit I Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri Kombes Yuldi Yusman mengatakan bahwa Ivan menyerahkan uang yang diterima dari DNA Pro sebesar Rp921.700.000 kepada penyidik.

Selisih uang itu, kata dia, tak seharga kontrak lantaran sudah terpotong hal lain. Menurutnya, Igun untuk mempromosikan platform itu harus berpura-pura menjadi member di DNA Pro dan menyetorkan uangnya.

“Karena dipotong, dia seolah-olah buka akun. Seolah-olah jadi member,” kata Yuldi.

D For GAEKON