Kasus Dana Hibah Rp 2 Triliun Akidi Tio, Kapolda Sumsel Minta Maaf Kepada Seluruh Masyarakat

0

Kasus Dana Hibah Rp 2 Triliun Akidi Tio, Kapolda Sumsel Minta Maaf Kepada Seluruh MasyarakatGaekon.com – Kepala Polisi Daerah Sumatera Selatan Inspektur Jendral Polisi Eko Indra Heri minta maaf soal dana hibah Rp2 triliun dari Akidi Tio yang sampai saat ini tak kunjung diserahkan.

Seperti yang dilansir GAEKON dari Tempo, Eko meminta maaf kepada seluruh masyarakat Indonesia didampingi oleh Kepala Bidang Humas Komisaris Besar Polisi Supriyadi.

“Saya minta maaf kepada seluruh masyarakat Indonesia, khususnya Kapolri, Pimpinan di Mabes Polri, anggota Polri, masyarakat Sumsel, tokoh agama dan tokoh adat termasuk Forkompinda Sumsel, Gubernur, Pangdam dan Danrem,” katanya.

Eko mengatakan bahwa semua ini juga karena kesalahannya. Ia secara pribadi tidak berhati-hati dalam memastikan donasi yang diproyeksikan untuk penanggulangan Covid-19 Sumatera Selatan.

“Kegaduhan yang terjadi dapat dikatakan sebagai kelemahan saya sebagai individu. Saya sebagai manusia biasa memohon maaf, Ini terjadi akibat ke tidak hati-hatian saya,” tambahnya.

Kasus ini bermula saat Eko dihubungi Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Selatan Lesty Nurainy dan dokter keluarga almarhum Akidi Tio, Hardi Darmawan di rumah dinasnya, Jumat (23/7), untuk membicarakan pemberian donasi.

Kapolda Sumsel Tidak Mengenal Heryanti

Eko mengatakan tidak mengenal anak almarhum Akidi Tio, Heryanti melainkan hanya mengenal ayahnya dan anak sulungnya Johan.

“Saya hanya kenal dengan Akidi Tio saat di Palembang dan Johan saat saya bertugas di Aceh Timur, sedangkan Heriyanti saya sama sekali tidak kenal dia,” ucapnya.

Eko dipercayakan untuk menyalurkan bantuan ini, uangnya diminta untuk dikawal transparansinya saja. Namun karena menaruh kepercayaan terhadap inisiasi kemanusiaan tersebut, Eko tidak terlalu mendalami kepastiannya.

Pasalnya, Eko telah diyakinkan uang tersebut tinggal diproses pencairannya saja. Namun hingga kini uang itu belum jelas.

D For GAEKON