Kasus Kebutaan Dan Kelumpuhan Susan Pasca Divaksin Covid-19 Terus Diinvestigasi Oleh Pihak KIPI Jabar

0

Kasus Kebutaan Dan Kelumpuhan Susan Pasca Divaksin Covid-19 Terus Diinvestigasi Oleh Pihak KIPI JabarGaekon.com – Kebutaan dan kelumpuhan yang dialami Guru SMAN 1 Cisolok, Susan Atela sampai saat ini masih terus ditelusuri penyebabnya.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Harun Al Rasyid belum bisa memastikan bahwa kebutaan dan kelumpuhan itu disebabkan karena Vaksinasi Covid-19.

“Kami belum bisa memastikan penyebab kebutaan dan kelumpuhan yang dialami guru SMAN 1 Cisolok itu akibat setelah menjalani vaksinasi atau bukan, karena saat ini kasus tersebut masih ditangani oleh para ahli dan dokter di RSHS Bandung,” terangnya.

Penyebab kelumpuhan Susan itu masih dalam proses penelitian tim ahli. Selain itu, kasus tersebut merupakan kewenangan dari Komda dan Komnas Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI). Pihak KIPI Jabar saat ini masih melakukan investigasi atas kejadian ini.

“Kami akan adakan konferensi pers setelah ada hasil investigasi, sampai saat ini pun petugas dinkes dan puskemas tetap melakukan pemantauan terhadap kondisi kesehatan Susan,” ujarnya.

Kepala Puskesmas Cisolok Heri Suherman mengatakan pihaknya sudah menengok Susan di rumahnya di Kampung Pasir Talaga RT 03 RW 06, Desa Cicadas, Kecamatan Cisolok.

Pihaknya tetap berpegang teguh terhadap peraturan yang berlaku terutama dalam memberikan pelayanan terhadap Susan seperti mempermudah dalam memberikan rujukan dan membantu berbagai proses lainnya terkait kondisi Susan.

Sebelumnya, seorang guru honorer di Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Cisolok, Sukabumi, Jawa Barat, bernama Susan Atela (31) mengalami disfungsi beberapa bagian tubuh berupa kebutaan dan lumpuh usai disuntik vaksin COVID-19 tahap 2 di Puskesmas Cisolok, Sukabumi.

Susan sebelumnya mengikuti kegiatan vaksinasi yang diinisiasi Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi. Ia bersama ratusan di Kecamatan Cisolok mengikuti vaksinasi tahap 2 bagi tenaga pendidik di Puskesmas Cisolok pada 31 Maret 2021 lalu.

D For GAEKON